Tompi Tak Pernah Setengah Hati

0
81

.Di suatu Minggu sore yang cerah, wajah Tompi sang penyanyi terlihat berseri-seri. Ini bukan karena sore itu dia memakai jaket kulit warna coklat yang terlihat keren sekali, tapi karena hari itu Tompi punya album baru untuk dipersembahkan kepada Anda, dan semua penikmat musik Indonesia. Dalam acara press conference yang diselenggarakan di Hard Rock Cafe sore itu, Tompi menceritakan kisahnya dalam membuat album ke-5 (ke-6 kalo ditambah dengan album religinya) dan keprihatinannya pada orisinalitas musik Indonesia.

Tompi yang bernama asli Teuku Adifitrian mengaku bahwa album Tak Pernah Setengah Hati ini adalah albumnya yang mengenyam masa produksi paling lama, hampir setahun, dan harus bolak-balik mengalami revisi demi sebuah hasil yang prima. Dalam pengerjaannya, Tompi tak hanya berperan sebagai penyanyi, tapi juga merangkap sebagai producer, composer, arranger, klip director, dan sekaligus Co executive producer. Bersama dengan Florine Limasnax, executive producer dan founder of E-Motion Entertainment, Tompi menemukan kecocokan dalam berkarya dan chemistry itu terus dipertahankan hingga pengerjaan album kelima ini. Tompi adalah artis pertama E-motion Entertainment, dan sinergi diantara keduanya seperti yang kita ketahui telah memberi warna dalam blantika musik Indonesia.

Album Tak Pernah Setengah Hati adalah sebuah album solo dengan rasa band, dimana Tompi sengaja mengeksplor kemampuan dan kualitas band pendukungnya yang rata-rata merupakan para musisi yang telah menjadi teman dekatnya. Beberapa adalah sosok lama dan telah mengiringi karier Tompi sejak kemunculannya yang pertama, namun ada juga yang baru datang belakangan dan akhirnya melengkapi soul bermusik Tompi.

Selain menonjolkan dominasi musik, semua materi di album Tak Pernah Setengah Hati ini juga dikerjakan dengan sungguh-sungguh dan menjunjung tinggi orisinalitas. Dalam album ini, Tompi ingin menghembuskan gerakan malu menjiplak, malu sama diri sendiri dan pendengar atas karya yang ternyata sekedar contekan, dan lebih bangga terhadap orisinalitas, apapun bentuknya. Itulah mengapa pada akhirnya Tompi memilih Tak Pernah Setengah Hati sebagai judul album terbarunya.

MRA juga tidak pernah setengah hati dalam mendukung Tompi. Untuk launching album kali ini E-Motion Entertainment berkolaborasi dengan MRA group menggelar konsep The biggest Radio Album Launch Concert dengan bertempat di Hard Rock Cafe dan di-relay ke semua jaringan radio milik MRA, yang meliputi Hard Rock FM, I Radio, Cosmopolitan FM, dan Trax FM. Selain itu launching album ini juga akan didukung oleh BAZAAR Magazine, COSMOPOLITAN Indonesia, COSMO girl!. Esquire, HELLO, SPICE!, TRAX Magazine, dan tentu saja Ghiboo.com

Menjelang akhir acara, diputarlah untuk pertama kalinya music video dari single terbaru Tompi yang berjudul Bukan Pacarmu, sebuah single yang sempat dibawakan oleh Bibus beberapa waktu yang lalu. Kisah pembuatan video klip ini sendiri cukup unik, berawal dari sebuah undangan untuk perform di Perth, Australia. Dengan bermodal sebuah kamera, Tompi mengarahkan diri dan kedua orang modelnya untuk memberi gambaran yang indah tentang lagu bertema kisah cinta segitiga ini. Mereka having fun under the sun di sebuah pelabuhan di Australia, pindah ke padang pasir yang putih seputih salju, dan di akhir senja Tompi dan si gadis bersenyum manis itu berpelukan berdua, meskipun akhirnya Tompi menutup video klip dengan berjalan sendirian. Well, Siapa sangka hanya dengan bermodal sebuah kamera ternyata Tompi bisa membuat video klip sekeren ini. Akankah tompi menambah gelarnya dengan menyangdang predikat sutradara?? Sambil mendengarkan album Tak Pernah Setengah Hati, mari kita tunggu kejutan selanjutnya dari Tompi.

(Ghiboo).

SHARE