Rumah Telur Tanpa Biaya Sewa

0
32

.Hidup dan tinggal di bumi yang semakin penuh sesak oleh manusia, banyak orang berlomba-lomba menciptkan dan mencari tempat tinggal semini, semurah, dan senyaman mungkin.

Itu jugalah alasan Dai Haifei membuat rumah kecil berbentuk telur di tepi jalan Beijing, Cina. Dai Haifei merupakan seorang arsitek muda berumur 24 tahun yang baru saja lulus kuliah.

Dai merasa kecewa karena tidak mampu menyewa sebuah tempat tinggal yang dirasanya cukup mahal. Selain itu, ia terinspirasi oleh proyek arsitektur berjudul City’s Egg yang dilihatnya pameran Biennale di Shanghai (Shanghai Biennale Exhbition). Kedua hal ini menggerakkan Dai untuk membuat sebuah rumah telur mini.

Meski kecil, rumah telur ini cukup nyaman karena dibangun dengan ketinggian mencapai dua meter. Dinding luar terbuat dari kumpulan tas berisi karung, sedang sisi dalam terdiri dari banyak bidai bambu seta kepingan kayu, dan di antara kedua bahan tersebut ditaburi benih rumput.

Benih rumput ini akan tumbuh pada lingkungan yang asri dan dapat melindunginya dari dinginnya cuaca di luar sana. Rumah ciptaannya tersebut memiliki panel surya di bagian atap, yang dapat memberikan tenaga penerangan pada lampu di dalamnya. Lampu alami ini cukup memberikan kehangatan bagi orang yang berada di dalam rumah telur tersebut.

Kecilnya rumah ini hanya sanggup menampung sebuah tempat tidur, sebuah tangki air, dan sebuah lampu. Meski kecil, rumah ini sepertinya menyenangkan. Praktis dan walaupun pembuatannya memakan biaya hingga  6.427 Yuan, Dai – sang arsitek – tidak perlu mengeluarkan budget untuk membayar biaya sewa. Iri, deh!

(Berbagai sumber)

SHARE