Kembali Fit Setelah Melahirkan

0
41

.Setelah melahirkan, tubuh Anda membutuhkan waktu sekitar enam minggu untuk dapat kembali ke bentuk semula, normal secara anatomi dan fisiologi. Tindakan yang perlu dilakukan pada masa-masa ini adalah melindungi dan menjaga rahim. Rahim masih membesar dan dalam masa penyembuhan – leher rahim yang masih terbuka. Untuk mencegah bakteri memasuki rahim, jangan memakai tampon untuk menampung darah yang keluar setelah sebulan melahirkan. Bagi Anda yang melahirkan secara cesar, Anda membutuhkan waktu yang lebih lama sebelum dapat beraktivitas kembali dengan menunggu sayatan bekas operasi sembuh dan mengering.

Kegiatan yang mengakibatkan benturan sebaiknya tidak dilakukan. Hal ini dapat menyebabkan pendarahan dan mengulur ikatan yang menyangga rahim. Tahan diri untuk tidak berenang hingga pendarahan pada vagina berhenti. Mengingat bahayanya hal ini, maka Anda juga harus berhati-hati dalam mengendarai sepeda. Meski demikian, usahakan kembali rutin berolahraga secara berkala. Bila terjadi pendarahan yang cukup banyak setelah berolahraga, istirahatkan dulu tubuh Anda selama beberapa hari, kemudian kembali melakukan olahraga dalam skala rendah. Mungkin Anda akan sering terkilir pada daerah ligamentum atau pergelangan kaki. Saat berolahraga, kenakan extra-supportive athletic bra, mengingat payudara akan terus ‘membengkak’ akibat menyusui. Balut puting dengan kasa, bila terasa sakit ataupun perih. Gunakan bantalan khusus payudara untuk ibu menyusui untuk masalah kebocoran ASI. Jangan melupakan kadar nutrisi – termasuk kalori dan cairan – yang tepat untuk kandungan ASI.

Sulit mngendalikan keluarnya air seni merupakan masalah yang wajar dialami setelah kelahiran. Ini disebabkan oleh melebarnya seluruh struktur. Lakukan senam kegel.
Kegel dilakukan untuk menguatkan otot pada dasar panggul dan otot kandung kemih. Tekan oto vagina, seperti gerakan menahan laju air seni. Tahan tiap kontraksi yang terjadi selama 5-10 detik. Lakukan senam kegel 10-20 kali setiap hari.

Bila hal ini masih berlangsung selama dua bulan ke depan, maka Anda harus mengonsultasikannya dengan seorang dokter. Bila daerah kewanitaan Anda memerah seperti terbakar, berbau, dan sering buang air kecil, ada kemungkinan Anda terkena infeksi sistem pembuangan air seni.

Berhati-hatilah dalam berolahraga dan usahakan cukup istirahat, karena si kecil tidak akan bisa terurus dengan baik, bila fisik Anda tidak fit.

(Berbagai sumber)

SHARE