Seragam Timnas AFF Suzuki Cup 2010

0
34

.Adanya gugatan mengenai kostum timnas oleh salah seorang pengacara Indonesia, David Tobing, menjadi topik hangat hari ini. David Tobing mempermasalahkan lambang negara pada kaus tersebut yang dapat kotor, robek, dan bahkan terkena tendang, sikut dan dilempar setelah dipakai.

Namun Roy Suryo menanggapi gugatan tersebut hanya sebagai ajang cari popularitas. Karena menurut Roy, berdasarkan pasal 52e, lambang tersebut bisa digunakan dalam kaus timnas karena ada tugas yang diemban untuk membela Indonesia dalam ajang AFF. Gugatan ini ditanggapi timnas yang diwakili Nurdin Halid dengan kata-kata,”Garuda di dada itu kebanggaan, jangan dilucuti”. Semoga hal ini tidak menggangu konsentrasi timnas yang masih terus berjuang untuk Indonesia.

Sementara itu, Nike sebagai brand terkenal untuk produk olahraga dan sekaligus sponsor tim nasional, memang sengaja membuatkan seragam khusus bagi tim Indonesia. Seragam ini sengaja didesain untuk memberikan tim Garuda ini keunggulan dalam menghadapi semua tantangan dan kesiapan untuk mempersembahkan penampilan terbaik di lapangan.

Seragam baru timnas yang sudah digunakan sejak piala AFF Suzuki Cup dimulai ini ternyata terbuat dari botol plastik yang didaur-ulang dengan teknologi aerodinamis. Tiap kaus dibuat dari bahan Nike Dri-Fit yang ultra-ringan, dirancang untuk menjaga para pemain tetap kering dan tidak kepanasan.

Menurut Marketing Manager Nike Indonesia Dyah Oetari (dikutip dari tribunnews), proses ini menghemat bahan dasar dan mengurangi konsumsi energi hingga 30% jika dibandingkan dengan pembuatan dari bahan dasar baru. Dengan menggunakan bahan poliester daur-ulang untuk kostum nasionalnya, Nike berhasil mengurangi limbah poliester yang akan dibuang ke TPA di seluruh dunia.

Kostum timnas ini merupakan langkah penting dalam usaha menjadikan produk Nike lebih ramah lingkungan. Dengan menggunakan poliester daur-ulang untuk koleksi kostum timnas barunya, Nike telah mengambil peran aktif dalam usaha pelestarian lingkungan dengan mengumpulkan sekitar 5 juta ton botol plastik bekas untuk didaur-ulang.

Lebih lanjut diutarakan Dyah, semua kostum timnas telah dirancang dengan mempertimbangkan budaya dan identitas tiap negara yang berpartisipasi. Nike memahami benar kebanggaan yang dirasakan atlet saat membela nama negaranya, jadi setiap kostum (versi otentik) dirancang untuk menonjolkan identitas dan budaya persepakbolaan yang unik dari tiap timnas.

Untuk kostum timnas Indonesia, desain digabungkan dengan inspirasi budaya dalam negeri yang menjadi acuan dalam pembuatan konsep kostum ini. Bhinneka Tunggal Ika menjadi desain inspiratif dalam penentuan pesan yang memotivasi timnas dalam bertanding dan dicantumkan di dalam desain. Tulisan Bhinneka Tunggal Ika dapat ditemukan dibalik lambang Garuda pada sisi kanan depan seragam. Logo sayap Garuda di bagian leher dalam melambangkan lambang negara sekaligus cermin identitas bangsa.

Struktur kaus yang dianyam ganda tidak hanya memberikan tampilan yang lebih ramping, menjadikannya 10% lebih elastis dari versi kaus timnas Nike sebelumnya. tapi juga memberikan bentuk ukuran yang dinamis, mengikuti lekuk tubuh, keleluasaan gerak dan aliran udara yang maksimal.

Celana pendek dari kostum Nike ini juga memiliki zona ventilasi di bawah karet pinggang dan dekat pangkal tulang belakang, jadi daerah yang biasa paling berkeringat ini, kini akan terjaga tetap kering.

Para pemain juga bisa menikmati keunggulan dari Nike Pro Combat dalam kostum timnas mereka. Pro Combat dirancang khusus dengan teknik canggih yang mengimpementasikan celana pendek dengan sistem Slider and Impact untuk perlindungan tambahan terhadap benturan ringan dan gesekan, serta therma Mock yang melindungi leher pemain dari kondisi main yang keras.

Terbukti Indonesia belum terkalahkan sampai saat ini di ajang AFF Suzuki Cup 2010.

(Berbagai sumber)

SHARE