Belajar Kedewasaan, Belajar Meminta Maaf

0
29

.Bertambah usia bukan berarti bertambah dewasa. Kedewasaan tidak dapat diukur hanya dari angka atau kata-kata. Sejak dini, sebisa mungkin bentuk kepribadian anak menjadi dewasa.

Mendidik anak menjadi dewasa tidak hanya dengan berusaha membuatnya mandiri. Mulailah dari hal kecil, meminta maaf. Berbuat salah sangat mudah, apalagi menjatuhkan vonis ‘bersalah’ pada orang lain. Namun meminta maaf? Tidak semua orang sanggup melakukannya. Mengapa si kecil harus belajar minta maaf? Minta maaf bisa dikatakan sebagai perwujudan sebuah tanggung jawab setelah membuat sebuah kekacauan. Seseorang yang berani memikul tanggung jawab adalah orang yang dewasa.

Mintalah si kecil untuk menatap mata orang tersebut saat meminta maaf. Hal ini menunjukkan kesungguhan, bahwa ia benar-benar merasa bersalah. Katakan pada anak untuk menjelaskan hal apa yang telah diperbuatnya, yang membuatnya harus meminta maaf dengan berkata, “Kak, aku minta maaf karena telah mencubitmu.” Pernyataan maaf ini harus diikuti dengan pernyataan dan komitmen untuk tidak mengulangi hal tersebut di kemudian hari.

Jangan lupa mengingatkan buah hati agar tidak balik marah, ketika orang tersebut tidak langsung memaafkannya. Berikan penjelasan, bahwa suatu hari orang itu akan mengingat permintaan maafnya dan justru akan melihat sisi positif anak karena mau dan sadar untuk meminta maaf, sehingga pada akhirnya akan memaafkan dengan tulus.

Untuk dapat menerapkan ajaran ini ke dalam pribadi si kecil, Anda harus mencontohkannya. Seorang anak akan lebih mudah menerima sesuatu bila ia langsung melihatnya secara nyata. Memang benar Anda jauh lebih tua, memang benar Anda lebih banyak memiliki pengalaman dibanding buah hati, namun bukan berarti Anda tidak pernah berbuat salah. Akui saja kalau Anda salah kata atau salah bersikap kepada si kecil. Akui itu dan minta maaflah kepadanya. Percayalah, suatu hari nanti ia akan meniru sikap bijaksana tersebut.

Berani mengakui kesalahan merupakan langkah besar untuk menjadi orang yang lebih baik. Dengan mengakui kesalahan, Anda akan meminta maaf, bersedia menerima kritik dari orang lain, dan merubah sikap ke arah yang lebih positif. Untuk apa meminta maaf, bila kesalahan yang sama terulang kembali? Minta maaf bukanlah kata-kata. Minta maaf adalah suatu sikap.

(Berbagai sumber)

SHARE