Carine Roitfeld Meninggalkan Vogue Paris!

0
31

.Kabar duka sedang menyelimuti dunia fashion. Editor-in-chief tersohor, Carine Roitfeld, Jumat 17 Desember 2010 lalu menyatakan akan resmi meninggalkan majalah Vogue Paris pada akhir Januari 2011. Setelah 10 tahun menjadi ketua redaksi majalah paling stylish, Carine yang merupakan salah satu orang paling berpengaruh di industri fashion memutuskan untuk berhenti dari pekerjaannya. Menurut kabar, Carine akan berkonsentrasi pada sesuatu yang berbeda, seperti proyek-proyek pribadi yang akan dibuatnya.

Para fans, blogger, dan rekan-rekannya di bidang fashion sangat terkejut dengan keputusannya ini, mengingat dia sangat ahli di bidangnya dan Vogue Paris selalu jadi inspirasi di seluruh dunia. Wanita kelahiran 19 September 1954 ini bagaikan magnet yang menarik berbagai iklan untuk majalah, dia juga seorang trendsetter sejati yang selalu mempengaruhi catwalk. Carine pernah mengatakan “Kau tahu, saya rasa semakin kita tua, motif ular akan lebih chic daripada leopard.” dan sesaat setelah itu, para desainer ternama langsung menyebarkan virus reptil ke bisnis fashion. Yeah, she’s enormously influential!

“Di bawah arahan Carine, Vogue Paris menerima tingkat rekor sirkulasi dan iklan serta keberhasilan editorial. Vogue Paris telah memantapkan dirinya sebagai salah satu majalah paling ikon di dunia, dengan pengaruh besar dalam bidang fashion dan fotografi. Carine meninggalkan tanda mendalam pada sejarah Vogue Perancis untuk bakat luar biasa sebagai seorang stylist dan editor-in-chief.” kata Jonathan Newhouse, Presiden Conde Nast Internasional. Presiden Conde Nast Perancis Xavier Romatet juga berkomentar, “Tentu saja, saya menyesali keputusan Carine, bahkan saya mengerti setelah ini satu halaman saja akan berubah. Langkah baru harus dimulai untuk mengembangkan nilai-nilai sebuah brand yang solid dan powerful seperti Vogue.”

Carine segera memberi penjelasan bahwa tidak ada keretakan sama sekali dengan koleganya di Vogue. “Saya tidak punya masalah dengan Jonathan dan dia mengerti saya sangat baik,” ujar Carine. “Sudah satu dekade saya menjadi editor Vogue Paris, saya pikir sudah waktunya untuk melakukan sesuatu yang berbeda.” tambahnya tegas. Carine menjelaskan, “Saya memiliki begitu banyak kebebasan untuk melakukan segala sesuatu yang saya inginkan. Saya pikir saya telah melakukan pekerjaan yang baik. Tetapi ketika semuanya sudah baik, mungkin saya pikir ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan sesuatu yang lain.” Dia berharap dapat membantu hingga isu bulan Maret 2011 selesai. Tetapi dia mengatakan bahwa setelah itu dia belum tahu apa yang akan dilakukan. “Saya tidak punya rencana sama sekali,” katanya.

Dalam beberapa menit setelah pengumuman keluarnya Carine, rumor mulai tersebar bahwa ia akan bekerjasama dengan desainer Tom Ford, teman dekat yang dulu sering berkolaborasi dengannya. Namun baik Tom Ford maupun Carine belum mau berkomentar soal ini. Khalayak juga mulai menebak-nebak nama tokoh yang kompeten untuk menggantikan posisi Carine, antara lain Emmanuelle Alt, fashion director Vogue Perancis; Anna Dello Russo, fashion director Vogue Jepang; Grace Coddington, creative director Vogue Amerika; dan Sophia Neophitou-Apostolou, creative director Harper’s Bazaar.

Anda pasti penasaran kan? Kita tunggu saja mahakarya Carine selanjutnya, dan berdoalah semoga Vogue Paris tak menurun kualitasnya!

(Berbagai sumber)

SHARE