Gigi Terawat Dengan Kawat

0
49

.Tidak semua orang memiliki susunan gigi yang teratur dan indah. Begitu pula dengan anak Anda. Gigi si kecil mungkin terlihat lebih maju di bagian bawah atau atasnya. Posisi rahang memiliki peranan yang cukup besar dalam pembentukan gigi di mulut. Salah satu cara membenahi ketidakteraturan ini adalah dengan memasang kawat gigi pada anak.

Si kecil tidak perlu khawatir terlihat jelek dan aneh, karena dewasa ini telah banyak bermunculan kawat gigi yang tidak terlihat menjijikkan dan hitam kotor. Anak justru akan menyukainya, karena gigi mereka akan terlihat lucu saat mengenakan kawat gigi yang yang sedikit lebih transparan atau bahkan memiliki warna yang sama dengan gigi. Beberapa bahkan dapat dipasang di bagian belakang gigi agar tidak terlihat dari depan. Untuk masalah kenyamanan, kawat gigi tersedia dalam ukuran yang kecil. Dijamin anak juga akan merasa senang memilih-milih karet sesuai warna kesukaannya.

Kawat gigi akan meluruskan posisi gigi dengan memberikan tekanan pada gigi si kecil. Kawat akan menggerakkan mulut dan karetnya bertugas untuk ‘merenovasi’ letak jajaran atau deretan gigi agar menjadi rapi. Hasilnya tidak akan terlihat instan. Itu sebabnya pemasangan kawat gigi memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Rata-rata pemasangan kawat gigi memakan waktu hingga dua tahun. Ingat, setelah melewati dua tahun, mungkin si kecil masih akan membutuhkan perawatan khusus. Dia harus memakai alat bantu gigi. Bentuknya kecil, terbuat dari plastik keras dengan kawat logam atau berupa sebuah kepingan plastik tipis berbentuk seperti rangka mulut. Alat bantu ini akan mencegah gigi kembali ke posisi awal sebelum pemasangan kawat gigi. Pasangkan alat bantu ini pada anak selama dua tahun setiap hari, setiap waktu. Konsultasikan hal ini dengan seorang dokter. Bisa juga buah hati Anda harus ‘bergaul’ dengan penjaga gigi ini hanya pada malam hari selama enam bulan ke depan.

Ingatkan anak untuk lebih rajin membersihkan gigi kala memakai kawat gigi, karena benda ini seperti magnet. Ia akan menarik makanan untuk menempel padanya. Minta si kecil untuk selalu menyikat gigi setelah makan dan dengan sangat hati-hati menghilangkan bekas-bekas makanan yang tersangkut di sana. Bila pelu gunakan floss, yaitu benang untuk membersihkan gigi.

Memakai kawat gigi pada awalnya akan terasa tidak nyaman dan banyak pantangan makan. Tidak perlu meminta si kecil untuk diet. Cukup dengan mengawasinya agar tidak mengonsumsi makanan, seperti popcorn, permen yang lengket dan alot, minuman-minuman yang mengandung gula, dan masih banyak lagi. Gula akan merusak gigi. Bila terlanjur mengonsumsinya, segera ajak anak Anda untuk menggosok gigi.

Perhatikan posisi dan susunan gigi sang buah hati sekarang. Bila memang perlu, segera pasangkan kawat gigi padanya. Semakin muda seseorang, semakin mudah giginya dibentuk.

(Berbagai sumber)

SHARE