Berpacu Dalam Melodi

0
63

.Anda tentu sering mendengar ungkapan yang satu ini Music is the universal language. Rangkaian huruf dan kata yang tak bisa kita identifikasi arti dan maksudnya ternyata bisa melenakan kita, bisa membuat kita larut dalam buaiannya. Dari falsafah itulah yang menjadi ide awal penyelenggaraan Eurovision Song Contest, sebuah perlombaan yang mempertemukan berbagai bangsa dan bahasa dan membiarkan mereka saling bersaing dalam gaya serta budaya, dan dengan bangga mempersembahkan identitas bangsa.

Meskipun bisa dibilang bangsa Eropa sedang berada dalam masa primanya, jauh dari bayang-bayang tegangnya konflik dan peperangan, namun kehidupan modern masih saja menyisakan berbagai tantangan yang harus mereka taklukkan. Masyarakat Eropa Barat dan Timur masih mengusahakan segala cara untuk saling mengenal satu sama lain dengan lebih baik, dan untuk hal yang satu ini, apalagi yang lebih baik selain melalui irama musik dan jalinan nada yang indah.

Eurovision Song Contest, atau dalam bahasa Perancis disebut Concours Eurovision de la Chanson, merupakan sebuah kompetisi musik tahunan yang diikuti oleh para negara anggota the European Broadcasting Union (EBU). Setiap negara peserta akan mendaftarkan sebuah lagu dan penyanyinya untuk kemudian akan disiarkan secara live melalui saluran televisi dan satu sama lain akan bersaing untuk menentukan lagu mana yang paling populer. Kontes musik ini sangat diperhitungkan keberadaannya dalam sejarah dan perkembangan budaya populer Eropa karena sejak kemunculan pertamanya di tahun 1956, acara ini telah menjadi program televisi terpanjang di dunia dan sekaligus salah satu acara yang paling banyak disaksikan melalui saluran televisi di luar kategori sport. Setiap tahunnya ada sekitar 100 Juta hingga 600 Juta penonton mengikuti ajang pertukaran kebudayaan ini, dan setiap tahun acara ini makin jauh menjangkauberbagai negara yang terbentang dari Australia hingga Kazakhstan, dan akan lebih jauh lagi mengingat kontes ini juga disiarkan melalui jaringan internet.

Dari semua artis yang pernah memenangkan Eurovision Song Contest, group musik ABBA yang di tahun 1974 mewakili Swedia dengan single Waterloo bisa dibilang adalah yang paling sukses, mengingat grup musik ini juga telah dinobatkan sebagai salah satu band tersukses sepanjang masa. Nama lain yang juga mencicipi kesuksesan setelah memenangkan kontes ini adalah Celine Dion, yang mewakili Swiss di tahun 1988  dengan lagu Ne partez pas sans moi.

Eurovision Song Contest tahun 2010 yang telah berlangsung pada bulan Mei yang lalu dimenangkan oleh seorang gadis berumur 19 tahun asal Jerman yang bernama Lena Meyer-Landrut dengan lagu Satellite. Untuk itu pada tahun 2011 nanti, acara kontes yang telah memasuki tahun ke-56 ini akan menayangkan malam finalnya secara live pada tanggal 14 Mei 2011 dari Dusseldorf’s Esprit Arena. Di kontes tahun depan, apakah Jerman akan kembali meraih kemenangan??

(Berbagai sumber)

SHARE