Natal Si Kecil Berarti Besar Untuk Sesama

0
48

.Apa yang ingin Anda berikan pada si kecil saat Natal nanti? Jam, sepatu, baju, tas, atau mainan baru? Semua tak lain hanya untuk memberinya Natal yang dipenuhi kebahagiaan, cinta, dan tawa. Hal ini akan menjadi lebih sempurna, bila Anda berhasil mendidiknya untuk membagi semua kebahagiaan dan kasih Natal tersebut dengan orang atau anak lain yang kurang beruntung.

Duta Nasional Barnardos, Noni Hazelhurst mengatakan, “Kita semua menginginkan anak-anak kita memperoleh Natal yang menggembirakan, namun bagi mereka yang dibuang oleh orangtua mereka atau sedang sakit keras, mereka tidak akan merasakan hal itu.”

Ajarkan pada anak Anda untuk bersyukur, karena pada hari raya besar kaum Nasrani ini, dia masih bisa memiliki apa yang dia mau. Tidak seperti anak-anak lain yang tidak bisa mengenyam pendidikan, tidak mampu menikmati makan sehari tiga kali, tidak pernah merasakan kehangatan keluarga dan kasih sayang orangtua, dan masih banyak lagi.

Beramal menjadi salah satu cara untuk berbagi. Ajak anak untuk menyortir kembali seluruh barang yang ia miliki. Buku pelajaran, komik, buku gambar, baju seragam, baju main, sepatu, tas, dan barang-barang lainnya lebih baik dipilah-pilah. Baju dan sepatu yang sudah kekecilan, buku pelajaran yang sudah tidak terpakai, mainan-mainan yang sudah tidak disukai lagi, dan tas yang lama tidak dipakai bisa dibungkus dengan rapi dan diberikan pada anak-anak panti asuhan.

Bila mungkin beramal pada anak panti asuhan dirasa terlalu berlebihan bagi Anda dan anak, maka minta si kecil untuk memperhatikan teman-teman sekelasnya satu per satu. Dari sekian banyak teman, mungkin ada 1-2 anak yang tidak terlalu beruntung secara ekonomi. Belikan dua mainan atau dua buku untuk Anda dan anak tersebut. Minta si kecil untuk memberikan salah satunya kepada temannya itu. Bila dia menolak, katakan bahwa ia akan merasa lebih bahagia bila melihat temannya tersenyum dan merasa senang menerima pemberiannya tersebut. Ya, berbagi dan membantu orang lain itu membahagiakan!

Contoh lain bisa saja dengan hal yang lebih sederhana. Ajak anak Anda untuk menulis dan mengirimkan kartu ucapan Natal pada orang-orang lanjut usia di panti jompo. Tidak banyak yang diinginkan orang-orang tersebut. Mereka hanya butuh diperhatikan dan ditemani. Sederhana, namun dengan melakukan hal ini, si kecil telah ikut mendalami makna Natal yang sebenarnya.

Natal bukan hanya milik Anda dan keluarga. Natal adalah milik semua orang. Apa gunanya merayakan Natal, bila Anda dan si kecil tidak mampu ‘melihat’ dan tidak berbuat apa-apa bagi orang-orang di sekitar yang berkesusahan?

(Berbagai sumber)

SHARE