Cybele dan Juno, Cikal Bakal Hari Ibu

0
55

.Keindahan dan kekuatan cerita ataupun legenda mengenai dewa dan segala mitos mengenai Yunani Kuno serta Romawi Kuno membuat setiap orang selalu penasaran dan tertarik mengetahui lebih detil satu per satu mengenai dewa-dewa tersebut.

Berhubung hari ini adalah hari Ibu, maka ada baiknya kita mengetahui asal mula kemunculan hari Ibu, yang tak lain berawal dari budaya Yunani Kuno dan Romawi Kuno. Bila dilihat dari sejarah, hari Ibu yang pertama muncul dari pemujaan bangsa Yunani Kuno terhadap Dewi Bumi, Cybele. Cybele sendiri merupakan seorang dewi yang bertanggung jawab atas kesuburan tanah dan keharmonisan alam.

Roma mengagung-agungkan ibu dari para dewa Yunani tersebut setiap tanggal 15 Maret. Roma Kuno pun merayakan Matronalia, yakni sebuah hari yang dipersembahkan untuk memuji Juno.

Pada hari Matronalia, para ibu yang notabene digambarkan kuat secara fisik dan mental pun diperlakukan secara istimewa dan dibanjiri banyak hadiah oleh orang-orang di sekitarnya. Siapakah Juno? Juno tak lain adalah dewi Roma. Dalam Yunani, ia bisa disejajarkan dengan Hera.

Juno dikenal sebagai dewi pengingat bangsa Roma Kuno. Dengan kehadirannya, ia membangunkan pasukan Romawi di malam hari, yang seakan mengingatkan bahwa akan ada serangan dari bangsa Gallick. Melalui ‘peringatan’ ini, Juno melindungi bangsa Roma Kuno dari kehancuran. Selain itu, ia merupakan dewi pelindung para perempuan dalam suatu pernikahan. Tahukah Anda mengapa orang di belahan dunia barat menetapkan pernikahannya dilakukan pada hari Juni? Hal ini dipercaya akan membawa keberuntungan pada pernikahannya kelak, berkat perlindungan dan restu dari dewi Juno. Kata ‘Juni’ diambil dari ‘Juno’. Lucina, itulah julukan untuk Juno, sang dewi yang membawa anak-anak ke dalam terang.

Masih ingat dengan Hera? Dalam film seri Hercules, Hera dikenal sebagai ibu tiri yang jahat, namun ia merupakan dewi yang kuat dan berkuasa atas perempuan dan pernikahan, sama seperti Juno. Dewi Hera bertanggung jawab atas kesuburan dan kematian seorang perempuan.

Orang zaman dulu saja sudah punya kesadaran untuk menghargai perempuan, dan khususnya para ibu. Seharusnya kita yang berpikiran lebih maju dan modern harus bisa memperlakukan mereka dengan jauh lebih baik. Hell-o? It’s Mother’s Day, anyway!

(Berbagai sumber)

SHARE