Dulu Pacar, Kini Sahabat. Bisa?

0
43

.Sahabat menjadi pacar, boleh juga. Pacar menjadi sahabat? Wah, downgrade, donk. Tidak apa. Begitulah hidup. Kadang berada di atas, kadang di bawah. Hari ini diistimewakan oleh seseorang, next day, she or he might not even know you.

Putus hubungan itu hal yang wajar. Hubungan yang tadinya harmonis menjadi berantakan. Janji manis yang dahulu diucapkan berdua untuk tetap menjaga tali kekeluargaan dan persahabatan seandainya hubungan kandas di tengah jalan pun kini tinggal cerita.

Beberapa orang tidak pernah mengharapkan mantan kekasihnya masih hadir dalam kehidupannya, tidak perduli apapun status yang disandang orang tersebut sekarang. Bila memiliki mantan pacar seperti itu, maka Anda akan sangat kesulitan mewujudkan mimpi untuk tetap baramah-tamah dengannya atau bahkan menjadi sahabatnya.

Tapi, tidak ada salahnya mencoba. Sapa dia dengan nada datar di social media. Setelah putus beberapa waktu, tanyakan kabarnya melalui SMS atau email. Tidak perlu berlebihan. Anda tentu tidak ingin membuatnya ke-GR-an atau mungkin merasa terganggu dengan sikap baik Anda tersebut, bukan?

Anda memang pernah bermasalah dengannya sebagai seorang pacar, yang menyebabkan hancurnya hubungan, namun bukan berarti Anda juga bermasalah dengan keluarganya bukan? Tidak apa bila Anda masih perduli dengan keluarganya. Berikan kado ulang tahun pada adik atau kakaknya. Jelaskan pada sang mantan, bahwa Anda tidak bermaksud lebih dengan memberikan hadiah tersebut. Semua hanya karena Anda telah menganggap saudara kandungnya tersebut sebagai adik Anda sendiri.

Jenguk orangtuanya saat mereka tengah dirawat di rumah sakit. Untuk tema obrolan, bicarakanlah masing-masing kekasih. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda berdua telah move on dan pasangan Anda yang sekaranglah yang menjadi pusat perhatian.

Sebelum Anda memutuskan untuk menjadi sahabat sang mantan kekasih, sembuhkanlah dulu segala kebencian, kegalauan, dan kesedihan menyangkut hubungan Anda dengannya di masa lampau. Bila Anda masih menyimpan perasaan suka dan sayang atau bahkan kecewa sebagai pacar, lebih baik tidak usah berpura-pura mendekati dan berperan sebagai seorang sahabat untuknya. Tanpa perasaan netral yang obyektif, Anda tidak akan bisa menjadi teman baik baginya.

(Berbagai sumber)

SHARE