Berapa Anak Anda?

0
38

.Banyak orang ingin memiliki anak. Berapa jumlah anak yang diinginkan masing-masing orangtua itulah yang berbeda-beda. Ada orang yang ingin rumahnya diisi oleh banyak anak kecil, namun banyak juga yang hanya mengharapkan kehadiran seorang atau dua orang bayi dalam keluarganya, atau bahkan lebih baik sama sekali tidak memiliki anak.

Ekonomi harus menjadi pertimbangan utama. Bila Anda menginginkan empat orang anak, misal, maka logikanya adalah Anda telah mempersiapkan tabungan pendidikan untuk masing-masing anak hingga mereka lulus kuliah.

Sangat disayangkan, bila Anda menyepelekan masalah pendidikan sehingga buah hati terlantarkan dalam bidang akademis. Ini sama saja mencetak dan mempersempit bumi dengan manusia berkualitas rendah. Sebagai orangtua, Anda harus bertanggung jawab membiayai anak hingga mereka lulus kuliah. Bukan asal sekolah ataupun kuliah, namun sebisa mungkin mengirim dan memasukkan mereka ke institusi berkualitas.

Untuk Anda yang hanya merencanakan keluarga dengan 1-2 anak, maka selalu gunakan alat kontrasepsi setiap melakukan aktivitas seksual dengan pasangan, untuk mencegah terjadinya lagi kehamilan! Hapuskan ‘tradisi’ menyerahkan ‘tongkat estafet’ sebagai simbol pemberian tanggung jawab keberlangsungan hidup si bungsu pda anak sulung Anda. Memalukan, bila sebagai orangtua Anda diam saja melihat anak tertua Anda ‘diwajibkan’ mendapat giliran membiayai makan dan pendidikan adik-adiknya.

Tidak hanya masalah pendidikan yang harus diperhatikan, namun juga kasih sayang. Apakah Anda yakin dapat berbuat adil dan tidak pilih kasih dengan kelima anak Anda, misalnya? Ingat, anak tidak hanya membutuhkan materi, namun juga sentuhan batin dari kedua orangtuanya.

Satu anak dalam keluarga adalah jalan yang terbaik untuk dapat fokus dalam mengasuhnya. Pakaian, pendidikan, perhatian, makanan, hiburan, dan segala hal yang terbaik sanggup Anda berikan untuknya. Kekurangannya adalah si kecil akan merasa kesepian. Ia iri dengan teman-temannya yang dapat merasakan kasih sayang dan pertemanan dengan saudara-saudara kandung mereka. Bahkan mungkin anak akan tumbuh dewasa menjadi orang yang egois, karena tidak pernah mengerti apa itu berbagi?

Berapapun jumlah anak yang Anda inginkan, sebaiknya persiapkan dari sekarang. Menabunglah sebanyak mungkin untuk masa depan anak-anak Anda kelak. Belajarlah menjadi lebih dewasa lagi agar mampu bersikap bijak menghadapi ragam karakter anak-anak Anda nanti.

(Berbagai sumber)

SHARE