Jangan Nakal, Ada Piet Hitam!

0
43

.Tidak ada yang lebih menyenangkan bagi para orangtua melihat anaknya menjadi penurut dan manis. Hal ini bisa terjadi pada masa-masa Natal. Seperti yang sering terjadi, anak kecil sangat mempercayai eksistensi seorang Sinter Klaus.

Anda bisa sedikit memanfaatkan rasa kepercayaannya tersebut dengan menguatkan cerita, bahwa selama setahun Santa selalu mencatat perbuatan si kecil. Baik dan buruk tidak akan terlepas dari pengawasan sang Santa.

Untuk anak yang nakal, Santa tidak akan memberikan hadiah pada Natal. Mendengar hal ini, buah hati Anda pasti akan sedikit menjaga kelakuannya agar tidak lagi nakal, setidaknya menjelang akhir tahun.

Meski sangat dangkal dalam pemikirannya, yakni hanya untuk mendapatkan hadiah Natal dari Santa Klaus, toh setidaknya dengan cerita tersebut, si kecil mau menahan diri untuk tidak nakal lagi.

Untuk memperkuat hal ini, sertakan juga tokoh Piet Hitam. Dalam legenda, Piet Hitam digambarkan seram dan galak dengan muka yang benar-benar berwarna hitam. Tokoh ini adalah pelayan dan pembantu Sinter Klas, yang selalu membawa karung. Jangan merasa membohobngi anak. Anggap saja Anda hanya ‘meneruskan’ legenda yang telah ada sejak dulu kala kepada si kecil.

Katakan pada si kecil, bila ia masih nakal dan sering membuat saudara-saudaranya menangis, maka ia tidak hanya tidak berhak mendapatkan hadiah, namun juga akan diangkut dan dimasukkan Piet Hitam yang galak ke dalam karung yang selalu ia bawa tersebut.

Keyakinan seorang anak memang bukan untuk dimanfaatkan, namun bila hal tersebut dapat membuatnya menjadi anak yang lebih baik, mengapa tidak?

(Berbagai sumber)

SHARE