Badminton Seru dengan Kok yang Sesuai

0
47

.Ghiboo.com – Badminton sudah dikenal di desa dan kota, serta menjadi olahraga andalan Indonesia untuk meraih emas dalam kompetisi dunia.

Salah satu perlengkapan badminton yang penting yaitu shuttlecock atau biasa disebut dengan kok. Permainan akan semakin menarik jika ditunjang dengan kok yang benar.

Perbedaan dalam hambatan udara yang berkaitan dengan ketinggian, kelembaban dan suhu akan mempengaruhi kecepatan kok. Maka kok yang baik di Hongkong kemungkinan besar tidak bagus untuk digunakan di London, karena adanya perbedaan suhu, kelembaban, ketinggian dan tekanan udara tadi.

Cara terbaik memilih kok adalah dengan memperhatikan secara keseluruhan. Diantaranya:

1.Bulu.
Bulu pada kok harus kokoh dan ketika melakukan smash atau serve tinggi, kok seharusnya tidak bergoyang. Bulu kok yang bagus berasal dari angsa. Hanya 6 bulu dari setiap sayap yang bisa digunakan.

2.Kecepatan.
Faktor penting untuk diperhatikan. Kecepatan kok ditentukan oleh banyak faktor. Berat menjadi faktor terbesarnya. Kebanyakan kok memiliki nomor yang dituliskan di tabungnya: 76-79 atau 1-5 atau 48-52. Semakin kecil nomor, semakin ringan kok tersebut dan semakin lambat terbangnya. Data berikut menggambarkan klasifikasi tersebut:

  • 48  75  slow, untuk digunakan di dataran tinggi
  • 49  76  slow, medium slow, untuk digunakan di area panas
  • 50  77  slow, medium, untuk digunakan di daerah beriklim laut
  • 51  78  slow, medium fast, untuk digunakan di daerah dingin
  • 52  79  slow, fast, untuk digunakan di daerah dingin dengan ketinggian di bawah permukaan laut.

Kok secara tradisional dibagi menjadi 48, 49, 50, 51, 52, berdasarkan berat kok. 49 menandakan 4,9 gr, 50 menandakan 5 gr, dan seterusnya. Namun klasifikasi tersebut dianggap kurang akurat karenanya diubah berdasarkan kecepatan yaitu 75, 76, 77, 78, 79. Dalam klasfikasi kecepatan tersebut terbentang jarak 30cm pada setiap tingkatan. Contohnya, kok dengan kecepatan 76 biasa digunakan di Cina selama musim panas dan 77 digunakan selama musim dingin. Kecepatan 75 baik untuk kondisi Thailand. Kecepatan 76,77 baik untuk kondisi Singapura, Hong Kong, Malaysia dan Indonesia.

Selain cara memilih tadi, daya tahan kok juga bisa ditingkatkan yaitu dengan mengukus atau melembabkan kok. Ini merupakan cara terbaik untuk meningkatkan daya tahan kok. Sebagai contoh, kok merk Wilson Tournament setelah dikukus dapat bertahan dua kali lebih lama.
Berikut tahapan untuk mengukus kok, yaitu:

1.Didihkan air dalam ketel
2.Setelah mendidih, lepas tutup corong ketelnya
3.Lepaskan kedua tutup tabung kok
4.Letakan tabung di atas corong dan tahan tegak lurus
5.Biarkan aliran uap melalui tabung selama beberapa menit
6.Setelahnya pasang kembali tutup tabung kok

Gunakan juga alumunium foil sebagai segel tambahan untuk menutup tabung supaya kelembaban dapat terjaga. Lakukan ini setidaknya setengah hari sebelum bermain. Kelembaban butuh waktu untuk menyerap ke dalam bulu. Jangan melakukannya terlalu lama karena, setelah beberapa hari kok menjadi kering dan kaku lagi.

Semoga dengan tips ini, permainan Anda menjadi lebih seru. Selamat mencoba.

(Berbagai sumber)

SHARE