Clubbing Bersama Pasangan?

0
39

.Pasangan Anda suka dugem? Tidak apa. Selama bisa mengontrol diri sendiri, clubbing bukanlah hal yang berbahaya. Meski demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa aktivitas yang terjadi saat clubbing sering membuat masalah dalam hubungan percintaan.

Kesamaan umum yang membuat orang suka dugem adalah kecintaan pada musik techno, hingar bingar, keramaian, narsisme, alkohol, dan kebebasan berekspresi. Mungkin banyak dari Anda yang melarang pasangan pergi ke klab dengan alasan takut dia berselingkuh atau macam-macam dengan orang lain yang ia temui di sana.

Ada baiknya saat pasangan menyatakan keinginannya untuk clubbing, Anda turut serta menemaninya. Kehadiran Anda di sana akan membuatnya mengendalikan tingkah liarnya dan menutup kesempatan baginya untuk menjalin hubungan gelap dengan orang lain.

Begitu pula dengan masalah alkohol. Bisa jadi bagi Anda berdua, menenggak alkohol bukanlah suatu masalah, selama dapat mengukur kadar alkohol yang dapat ditoleransi oleh masing-masing tubuh agar tidak mabuk. Permasalahannya adalah, tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi dalam dunia gemerlap. Sesaat terbawa suasana, kesadaran pun akan lenyap seketika.

Tugas Anda sebagai pasanganlah yang harus menjaganya selama dia sedang terbawa suasana tipsy dengan sesama teman-teman perempuan atau sesama teman-teman laki-lakinya. Tidak ada salahnya juga sedikit mengatur dan melancarkan komplain atas dress yang terlalu seksi dan terlalu terbuka, yang akan dikenakannya untuk pergi ke suatu klab. Toh, Anda hanya berusaha menjaga dan melindungi harga dirinya agar dia tidak merasa risih akibat ‘ditelanjangi’ oleh tatapan merendahkan serta nakal dari pikiran kotor orang-orang yang melihatnya di tempat itu nanti.

Setelah menikah pun, boleh saja bila Anda dan pasangan menjadikan clubbing sebagai suatu pilihan hiburan. Kedewasaan sangat dibutuhkan di sini. Sebelum memutuskan pergi, tetapkan komitmen bahwa clubbing dilakukan untuk mendapatkan kesenangan dan ajang refreshing. Agar sama-sama senang, Anda berdua wajib menghargai perasaan masing-masing dengan mengendalikan sikap dan tingkah laku selama berada di sana.

Beda halnya, jika Anda atau pasangan belum cukup dewasa dalam memahami pentingnya arti sebuah ikatan pernikahan dalam suasana hingar bingar di suatu lounge-klab, maka lebih baik tidak menjejakkan kaki ke tempat ini untuk menjaga keutuhan rumah tangga.

(Berbagai sumber)

SHARE