George Clooney and Brad Pitt Keep An Eye On Sudan!

0
22

.Berbagai organisasi dunia seperti PBB, Harvard University, Google Inc
dan Not On Our Watch meluncurkan sebuah proyek pengawasan untuk
mengamati perang Sudan. Mereka menggunakan satelit untuk mengawasi Sudan
dari kejahatan-kejahatan perang yang akan terjadi dan berpotensi untuk
membelah negara di Afrika tersebut menjadi dua.

Satelit tersebut
mendapatkan dana selama 6 bulan dari organisasi Not On Our Watch yang
didirikan oleh aktor Hollywood George Clooney bersama Don Cheadle, Matt
Damon, Brad Pitt, David Pressman dan produser Jerry Weintraub.

Proyek
Satelit Sentinel tersebut dimulai sejak hari Rabu ini
(29/12/10) dan bertujuan untuk menyediakan “sistem peringatan dini”
untuk hak asasi manusia dan pelanggaran keamanan sebelum referendum 9
Januari 2011 yang memutuskan nasib Sudan menjadi utara dan selatan.
Clooney berkomentar seperti dilansir salah satu situs berita ternama
dunia, “Kami ingin para penghasut dan kriminal di sana tahu bahwa kami
mengawasi mereka, dunia mengawasi.”

Sebelumnya, organisasi
tersebut sudah aktif mengumpulkan dana untuk menolong warga
Darfur yang sedang tertimpa kemalangan akibat perang. Sebagaimana
dikutip dari situs online majalah Time, Clooney mencetuskan ide tersebut
tiga bulan lalu ketika dia bertemu dengan pengungsi perang saudara di
Sudan. Diharapkan dengan adanya proyek tersebut, satelit komersil yang
terletak di sisi utara dan selatan Sudan tersebut akan mengambil foto
kampung yang terbakar dan kampung yang dibom, pergerakan massa, atau
bukti-bukti kekerasan lainnya.

Setelah gambar diambil satelit,
program PBB UNOSAT akan menganalisa gambar, kelompok Inisiatif Humaniora
dari Harvard yang akan menyelidiki, sedangkan untuk analisa lanjutan
dan bukti yang menguatkan berdasarkan hasil laporan di lapangan akan
dilaksanakan oleh Proyek Enough anti-genosida.

Untuk membantu
proyek satelit ini, perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan
Internet seperti Google dan Trellon Llc merancang sebuah platform untuk
khalayak umum supaya bisa mengakses informasi yang dibutuhkan dengan
tujuan menekan pemerintah Sudan dan kelompok-kelompok terkait.

Sementara
ini, referendum pemisahan Sudan Utara dan Selatan ini hanya didukung
oleh warga bagian selatan yang kaya dengan potensi minyak. Referendum
tersebut merupakan bagian dari perjanjian damai yang terjadi tahun 2005
ketika terjadi perang saudara antara pihak utara dan selatan.

Apapun yang terjadi nanti, semoga kekerasan bukan bagian di dalamnya.

(Berbagai sumber)

SHARE