United Colors of Macaron

0
51

.Dalam film Marie Antoinette arahan sutradara Sofia Coppola, Anda akan sering melihat Kirsten Dunst yang tak bisa menahan diri atas kegilaannya terhadap kue warna-warni bernama macaron. Kue khas Perancis dengan bentuk bulat menyerupai sandwich ini terbuat dari bahan dasar berupa campuran putih telur, kacang almond, dan gula bubuk sebagai adonan kue pengapit, sedangkan isinya bisa Anda pilih sesuai selera. Macaron dalam bentuknya yang paling modern telah berubah menjadi kue dalam ragam rasa dan warna yang mempesona.

Namun perdebatan tentang asal-muasal kue manis ini sampai sekarang masih juga belum terselesaikan. Salah satu sumber mengatakan bahwa kue ini berasal dari Italia dan menyebrang ke Perancis pada tahun 1533 ketika Catherine de Medici menikahi Henry II dari Perancis. Chef sang ratu-lah yang mulai mewabahkan kue mungil ini, dan selera kesempurnaan Marie Antoinette menjadi pelengkap dominasi macaron dalam kasta patisserie.

Ada sebuah nama yang bisa Anda jadikan acuan ketika membicarakan tentang macaron. Nama itu adalah Pierre Herme, seorang ahli kue dan sekaligus ahli waris dari dinasti keempat Alsatian. Pierre Herme terkenal karena kemampuannya dalam menciptakan macaron yang edgy. Dia tidak takut untuk mendobrak pakem pembuatan macaron dengan mencampurkan berbagai aroma dan rasa, serta warna-warna yang menggoda. Keunikan percampuran aroma dan rasa dalam kreasi macaron inilah yang membuat nama Pierre Herme juga dikenal sebagai the Picasso of Pastry.

Pierre Herme memulai kariernya di usia dini dengan menjadi anak magang bagi Gaston Lenotre, chef handal yang menjadi inspirasi karakter Gusteau di film  Ratatouille. Setelah membuka toko kue pertamanya di Tokyo, Pierre Herme kembali meramaikan scene kulinari di Paris dengan  membuka sebuah toko kecil di area Saint Germain des Pres, tepatnya di 72, rue Bonaparte. Sama seperti toko pertamanya di Tokyo, toko di 72, rue Bonaparte ini juga sukses luar biasa dan menghasilkan antrian sepanjang trotoar yang telah menjadi pemandangan sehari-hari di depan toko kue ini.

Di toko ini Anda bisa mencicipi macaron dalam berbagai rasa dan warna yang dijual dengan cara ditimbang atau dalam kemasan ready to go. Satu kotak berisi 20 macaron dan terdiri dari 10 rasa dengan harga sekitar 4 euro per potong. Atas kreasinya, pada tanggal 3 Mei 2007 yang lalu Pierre Herme menerima gelar kehormatan  Chevalier de la Legion d’honneur dari Presiden Jacques Chirac.

Untuk mencicipi kelezatan macaron buatan Pierre Herme, Anda bisa mengunjungi toko kuenya di Paris, atau mempelajari resepnya dari buku Macaron by Pierre Herme. Di sini Anda dapat mempelajari 57 resep macaron andalan sang koki, lengkap beserta petunjuk step by step-nya.

(Berbagai sumber)

SHARE