Pompa ASI Untuk Bayi

0
39

.Memompa payudara untuk menghasilkan ASI sudah banyak dilakukan para ibu muda, seperti Anda. Hal ini dilakukan untuk memudahkan Anda dalam menjalankan aktivitas yang padat di kantor sekaligus memenuhi kebutuhan anak agar tetap dapat mengonsumsi ASI setiap saat. ASI yang telah dipompa harus disimpan di dalam kulkas agar tetap dingin dan terjaga kualitasnya hingga saat diberikan pada si kecil.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat memompa ASI. Hal pertama tentu saja memilih pompa yang berkualitas. Dengan pompa berkualitas, Anda akan menghasilkan ASI yang berkualitas pula. Rileks. Pikiran yang stres akan menghambat tubuh mengeluarkan ASI. Carilah tempat yang tenang untuk dapat melakukan breast pumping. Pijat dan kompres payudara menggunakan kain hangat agar semakin rileks.

Sering-seringlah memompa payudara. Semakin sering Anda lakukan ini, semakin banyak air susu yang dapat dihasilkan.  Banyak-banyaklah minum air mineral di siang hari untuk dapat kembali memproduksi ASI dalam tubuh. Jika Anda bekerja, maka lakukan hal tersebut selama 15 menit setiap jam setiap hari. Usahakan untuk memompa kedua payudara secara bersamaan. Selain menghemat waktu, hal ini dapat memacu laju produksi prolaktin, hormon yang bertugas menghasilkan susu. Pompa lagi payudara selama 2-3 menit setelah air susu yang terakhir berhenti. Jangan memaksakan pompa untuk bekerja terlalu cepat. Lakukan saja secara teratur setiap hari.

Malam hari juga merupakan saat yang bagus untuk memompa ASI. Anda bisa menjadwalkan diri untuk melakukan hal ini tiga kali sehari, setiap pukul 6:00, 15:00, dan 00:00. Ini berarti Anda harus rela dan siap untuk terjaga 15-20 menit lebih lama pada malam hari sebelum akhirnya tidur, demi si kecil. Jangan takut, pengorbanan yang Anda lakukan ini hanya akan berlangsung kurang dari setahun, bahkan hanya dalam jangka waktu beberapa bulan saja.

(Berbagai sumber)

SHARE