Love Just The Way You Are

0
45

.Setiap orang memiliki watak, karakter, dan kepribadian yang berbeda-beda. Kepribadian Anda dan pasangan yang sekarang terbentuk dari dua faktor yang bercampur menjadi satu, faktor dari dalam diri sendiri dan pengaruh luar dari lingkungan sekitar.

Mungkin Anda tipe orang yang berpikir, bahwa hubungan dua sejoli yang berhasil langgeng adalah mereka yang memiliki kepribadian yang sangat bertolak belakang. Alasannya tentu saja, karena perbedaan tersebut membuat mereka saling melengkapi.

Berbeda lagi dengan pemikiran yang menyatakan bahwa kepribadian yang serupa menjadi landasan pokok dalam menunjang kelancaran suatu hubungan yang harmonis. Hal ini mempengaruhi cara pandang mereka terhadap berbagai hal. Keduanya cenderung memiliki pendapat yang sama dan pasti akan saling mendukung satu sama lain.

Akan serupa atau tidak kepribadian Anda dengan pasangan bukanlah penentu keberhasilan hubungan Anda berdua. Kuncinya hanya satu, menerima watak masing-masing apa adanya. Anda membenci pasangan yang jarang mandi, tidak romantis, jarang bersedia mengantar-jemput, boros, suka berbohong, berbicara kasar, suka mabuk, dan lain sebagainya. Namun Anda tetap mempertahankan hubungan, karena berharap suatu saat nanti ia akan berubah.

Mengharapkan watak seseorang dapat berubah adalah langkah yang salah. Seorang manusia hanya dapat merubah sikapnya, bukan wataknya. Bahkan mungkin Anda sering mendengar bahwa hal tersebut adalah ‘bawaan bayi’, yang berarti dia terlahir dengan karakter pemalas, misal.

Berpacaran, terlebih pernikahan bukanlah mengharapkan perubahan, namun perjuangan dan pergulatan dengan diri sendiri untuk menerima pribadi pasangan, apa adanya. Benar-benar apa adanya tanpa berniat merubah dirinya sedikit pun, baik dalam hal penampilan, maupun tingkah laku.

(Berbagai sumber)

SHARE