Dapatkan Kembali Hatinya!

0
38

.Melakukan kesalahan besarkah Anda? Kali ini apa yang Anda perbuat tidak dapat lagi ditolerir. Itu pendapat Anda. Sejak hari itu, Anda melihat pasangan bermuka masam, tidak lagi menegur Anda, menarik diri, dan menutup hati dari Anda.

Mungkin Anda tidak mengerti mengapa pasangan berubah menjadi dingin. Bisa juga Anda merasa diperlakukan tidak adil, karena kini Anda benar-benar diabaikan olehnya. Ada beberapa pilihan yang Anda miliki di sini. Terus menangis tanpa bergerak nyata melakukan sesuatu untuk memperbaiki keadaan, mengikuti aksi bisu dan tidak perduli, atau melakukan hal konkrit untuk mempertahankan hubungan.

Bila Anda mengaku dan menyatakan, bahwa Anda sangat mencintainya dan tidak bisa hidup tanpanya, well, then prove it! Setiap kesalahan ada konsekuensinya. Bila Anda menjadi sang pelaku, maka konsekuensi tersebut akan menjadi beban yang harus Anda pikul. Inilah yang disebut bertanggung jawab dalam membina hubungan.

Biasanya, hanya kesalahan fatal dan besar yang dapat membekukan perasaan seseorang. Meski sulit, Anda harus berusaha mendapatkan hatinya kembali! Anyway, hubungan dijaga dan dijalani oleh dua orang. Tidak hanya pasangan Anda yang wajib mempertahankannya. Anda pun harus berkontribusi sepenuh hati demi kebersamaan berdua.

Langkah pertama, datangi dia. Tatap matanya dan ucapkan kata maaf. Akui segala kesalahan Anda. Untuk apa merasa gengsi ataupun malu? Seharusnya Anda merasa bangga bila berani mengakui kesalahan sendiri. Setelah meminta maaf, berjanjilah untuk tidak lagi mengulangi kesalahan tersebut. Langkah terakhir, tepati janji Anda tersebut, karena ketika Anda berjanji, pasangan menyerahkan kembali hatinya di tangan Anda. You break the promise, you break the heart into pieces.

Lakukan hal rumit di atas, bila Anda benar ingin mempertahankan hubungan. Namun jika menurut Anda, hal tersebut hanya akan menyulitkan dan menyita waktu, maka silakan pergi sebagai pengecut. Tinggalkan pasangan dan hubungan yang telah Anda hancurkan.

(Berbagai sumber)

SHARE