Gugur Satu Tumbuh Seribu

0
39

.Mengatasi depresi setelah keguguran bukanlah dengan menerima banyak dukungan moril yang tetap menyemangati. Semua itu tidak akan membuat keadaan menjadi lebih baik. Cara tepat menghadapi masalah keguguran adalah dengan memahami sendiri apa itu keguguran? Bagaimana mencegahnya? Mengapa bisa terjadi? Setelah mengetahui dengan baik mengenai hal ini, Anda akan lebih siap menerima kehamilan berikutnya tanpa terus terbayang-bayang kegagalan dalam kehamilan sebelumnya.

Keguguran adalah hilangnya nyawa janin sebelum sempat dilahirkan. Pada umumnya, hal ini rentan terjadi pada masa tiga bulan pertama kehamilan. Bila terjadi setelah usia kandungan mencapai 28 minggu, maka dianggap sebagai persalinan prematur. Kebanyakan perempuan tidak mengetahui dirinya mengalami keguguran, karena hal ini terjadi pada masa-masa dini kehamilan. Bisa jadi Anda belum menyadari jika hamil, namun malah sudah keguguran terlebih dulu.

Pertama mungkin Anda akan merasa kram pada perut bagian bawah dan sakit pada punggung yang disertai dengan pendarahan vagina. Darah beku, mengental, dan cairan berwarna putih-merah muda akan keluar dari vagina. Tidak hanya itu, gejala-gejala kehamilan dan berat badan menurun drastis. Ultrasound scanner juga bisa mengetahui terjadinya hal tersebut saat detak jantung janin tak lagi terdeteksi oleh alat ini.

Umur dan kesehatan memegang peranan penting di sini. Cacat kromosom menjadi penyebab terkuat. Infeksi, diabetes yang tak terkendali, retensi air yang berlebihan, lemahnya rahim, dan permasalahan pada leher rahim perlu diperhatikan dengan seksama. Jangan sering-sering melakukan tes invasif sebelum masa persalinan. Bila Anda ingin mengurangi resiko kehilangan si jabang bayi, maka kurangi konsumsi kafein Anda. Berhentilah bergaul dengan rokok dan alkohol. Sedikit tidak adil, karena perempuan yang mengidap diabetes, kelenjar gondok, infeksi-infeksi lain, dan memiliki masalah rahim atau leher rahim, akan lebih mudah keguguran. Begitu pula dengan perempuan yang mengandung di usia lebih dari 35 tahun, Anda harus lebih berhati-hati.

Meski sulit memiliki anak lagi, karena sering mengalami keguguran sebelumnya, ini bukan berarti Anda tidak memiliki kesempatan untuk berhasil kali ini. Biasanya Anda harus menunggu sebuah siklus datang bulan bergulir terlebih dahulu sebelum akhirnya diperbolehkan untuk kembali hamil.

Tetap yakin dan percaya..

(Berbagai sumber)

SHARE