Tahukah Anda? Ada Lima Buku Yang Hampir Gagal Terbit

0
63

.Pernah mendengar ungkapan ‘You are what you read?’ Anda akan menjadi apapun sesuai buku yang Anda baca. Jika Anda suka membaca buku kriminal maka pemikiran Anda pun akan berputar layaknya seorang kriminal. Namun bila Anda sering membaca buku-buku positif, maka pemikiran Anda akan selalu diarahkan ke arah yang positif. Karena itu jangan meremehkan kekuatan buku, karena dia bisa mengubah dunia..

Untuk itu, kita mesti bersyukur buku-buku berikut ini tidak gagal terbit, karena sebelum beredar dan dibaca di seluruh dunia, mereka hampir selalu mengalami penolakan. Ini dia kelima buku tersebut :

1. Jonathan Livingston Seagull by Richard Bach
Richard Bach mengalami 18 kali penolakan sebelum menemukan penerbit yang berani menerbitkan novel ini. Jonathan Livingston Seagull menceritakan tentang seekor burung camar yang mencari kebahagiaan di lingkungan materialistis. Cerita tentang seekor burung yang sering dianggap kotor seperti merpati dan lebih berisik tiga kali lipat sangat susah dijual pada saat itu. Meskipun terdengar ringan, namun makna sebenarnya dibalik kisah camar tersebut adalah tentang sebuah negara yang sedang menderita ditengah-tengah resesi. Sangat luas dan dalam.

Ketika akhirnya berhasil diterbitkan pada tahun 1972, buku tersebut terjual jutaan kopi dan segera diadaptasi menjadi sebuah film pada tahun 1973. Sayang sekali, filmnya jeblok dipasaran.

2. The Diary of a Young Girl by Anne Frank
Pada 6 Juli 1942, Anne Frank dan keluarganya pindah ke sebuah tempat dibalik rak buku di sebuah gedung apartemen di Amsterdam. Mereka terpaksa menempatinya untuk menghindari kejaran Nazi yang menyerang negara Amsterdam. Pada masa pendudukan NAZI, hampir seluruh warga Yahudi dialokasikan ke kamp konsentrasi secara teratur, dan Anne adalah salah satunya..

Saat dalam persembunyian itulah, Anne menulis buku harian pribadi mengenai kehidupannya dan keluarganya. Sayangnya, lokasi mereka dibocorkan oleh oknum tanpa nama yang menyebabkan Anne Frank meninggal pada bulan Agustus 1944. Buku harian kehidupan mereka berhasil sampai ditangan penerbit berkat sang ayah, Otto, yang baru menyadari bakat menulis putrinya.

Kini buku ‘Diary of a Young Girl by Anne Frank’ diterbitkan ke seluruh dunia dan diterjemahkan ke 60 bahasa serta sudah dipentaskan diberbagai pertunjukan dan film.

3. Zen and the Art of Motorcycle Maintenance by Robert Pirsig
Sang penulis membutuhkan waktu empat tahun untuk menulis buku ini. Awalnya karena Pirsig menyadari tentang makna kehidupan saat berkendara dengan motornya dari Minnesota ke California. Saat membuat buku tersebut, Pirsig juga bekerja sebagai penulis tutorial komputer selama dua tahun. Pirsig tetap bekerja seperti biasa dan menulis buku Zen and the Art of Motorcycle Maintenance di saat malam hari. Pirsig sering tidak tidur sama sekali, dan mencuri waktu untuk tidur di saat istirahat makan siang. Lelaki yang pada saat itu berusia 40 tahun menyelesaikan bukunya hingga pukul 6 pagi, membuat bekal dan pergi bekerja. Sungguh pengorbanan yang tidak main-main.

Begitu besar komitmen Pirsig terhadap buku tersebut, bahkan ketika bukunya mengalami penolakan hingga 121 kali. Sampai akhirnya buku tersebut tiba ditangan William Morrow & Company. Kali ini Pirsig berhasil meyakinkan sang penerbit dengan mengingatkan tujuan awal perusahaan tersebut menjadi penerbit buku.

4. Chicken Soup for the Soul by Jack Canfield and Mark Victor Hansen
Pembicara motivasi Jack Canfield dan Mark Victor Hansen memilih nama ‘Chicken Soup for the Soul’ untuk bukunya karena sup ayam merupakan obat standar rumahan untuk orang yang sedang sakit flu. Sama seperti chicken soup, membaca buku tersebut seperti memiliki seseorang yang sedang melayani jiwa Anda dalam kehangatan di hari yang dingin. Buku ini sempat ditolak sebanyak 33 kali sebelum akhirnya diterbitkan.

Banyak alasan dari penerbit mengapa tidak mau menerbitkan buku tersebut. Ada yang beranggapan bukunya terlalu positif dan tidak komersil. Namun semua penolakan tersebut tinggal sejarah, kini ‘Chicken Soup for the Soul’ telah terjual sebanyak 88 juta kopi dan diterjemahkan dalam 37 bahasa yang berbeda.

5. A Wrinkle in Time by Madeleine L’Engle
Penulisan novel ini memakan waktu satu tahun sebelum akhirnya diterbitkan. Madeleine L’Engle menyelesaikan buku tersebut awal tahun 1960 dan pernah ditolak 26 penerbit yang berbeda karena kata L’Engle pada namanya dianggap ‘aneh’. 

Proses diterbitkannya buku novel fiksi ini cukup unik. L’Engle bertemu seorang tamu di pesta teh ibunya yang kenal dengan John Farrar dari Farrar, Straus & Giroux. Tamu tersebut membawa buku L’Engle pada Farrar, dan ternyata Farrar menyukai bukunya dan langsung menghubungi L’Engle. Ini membuktikan bahwa buku dengan konsep seaneh apapun bisa juga diterbitkan di budaya populer.

Fiuhh, untung saja lima buku tersebut berhasil diterbitkan. Bila tidak, mungkin banyak sekali kehilangan yang dialami umat manusia. Jadi, buku mana yang pernah Anda baca?

(Berbagai sumber)

SHARE