From Vienna With Light

0
12

.Meskipun sistem pencahayaan merupakan salah satu penemuan pertama yang dibuat oleh umat manusia dalam sepanjang masa evolusinya, namun sepertinya tak lagi menjadi istimewa, bahkan seringkali menjadi hal terakhir yang dipikirkan oleh manusia ketika mereka sedang merancang istananya. Hal yang lebih menyedihkan lagi terjadi ketika pemilihan lampu dan bagaimana cara memanfaatkannya, juga disertai dengan tindakan yang buru-buru. Padahal pencahayaan memiliki andil besar dalam memberikan poin plus bagi rumah Anda, mengingat kemampuannya dalam menentukan dan memaksimalkan sudut serta bentuk apa saja yang ingin ditonjolkan dari hunian Anda.

Anda dapat membeli hiasan dan mendekorasi sebuah ruangan dengan tingkat kerumitan dan ketelatenan yang menakjubkan, namun tanpa dukungan pencahayaan, Anda hanya akan mendapati sebuah kesia-siaan ketika hasil karya Anda tak mendapatkan cukup perhatian. Sistem pencahayaan yang buruk akan meleburkan keindahan warna dari setiap benda, dan akhirnya membuat sebuah ruangan terlihat begitu merana. Itulah mengapa memilih lampu dan bagaimana memanfaatkannya menjadi salah satu hal yang perlu Anda perhatikan dari awal.

Tengoklah koleksi lampu bernama Relumine karya Katharina Mischer dan Thomas Traxler dari Mischer’Traxler ini. Mischer’Traxler mencoba membuat sebuah sistem pencahayaan dengan mengangkat tema berbagi. Well, tentu saja bukan berbagi suami, melainkan berbagi lampu neon. Dua buah kap lampu dalam bentuknya yang retro dan warnanya yang memukau disatukan oleh sebuah lampu neon. Efek yang dihasilkan sungguh mengejutkan, mengingat barang yang digunakan adalah barang bekas, hanya penampakannya saja yang diperbarui. Namun kombinasi dari beberapa kap lampu bekas dan sebuah lampu neon ini mampu memunculkan sebuah karakter baru. Sekilas rasanya seperti terjun ke salah satu set film Star Wars dan memasuki ruang tempat Darth Vader men-charge pedang laser miliknya.

Proyek ini pertama kali ditampilkan dalam sebuah pameran bertema Bulb Fiction di Gallery Klaus Engelhorn yang berlangsung sepanjang pelaksanaan Vienna Design Week 2010. Hasil karya rumah produksi Mischer’Traxler ini menuai review yang sangat baik, dan nama merekapun dengan cepat disejajarkan dengan desainer produk -dan pencahayaan- sekelas Tom Dixon.

Mischer’Traxler berawal dari kelas Desain Produk dan Furniture yang dihabiskan oleh duet Katharina Mischer dan Thomas Traxler di Kingston University St. Polten, Austria. Sejak zaman kuliah mereka sudah sering terlibat dalam berbagai kolaborasi desain yang cenderung eksperimental. Melalui berbagai pengamatan dan uji coba, duet ini selalu menghasilkan karya yang tak hanya fungsional secara guna dan estetika, namun juga mampu menimbulkan rasa takjub hingga karya mereka tak jarang menjadi koleksi musium seni paling terkenal di dunia. Kolaborasi diantara keduanya terus mereka pupuk dan kembangkan dibawah nama Mischer’Traxler yang bersinar dari pusat kota Vienna, Austria. Dari Vienna, untuk hunian indah Anda.

(Berbagai sumber)

SHARE