Si Kecil Mulai Bersekolah

0
54

.Tahun ajaran baru selalu menjadi sebuah pengalaman baru bagi seorang anak, khususnya mereka yang baru pertama kali bersekolah. Si kecil akan merasa gugup dan cemas, karena harus menghadapi lingkungan baru. Ia takut dengan perarturan-peraturan dan pengalaman-pengalaman baru yang nanti akan ditemuinya. Rasa takut ini muncul, karena ia belum tahu apa itu ‘sekolah’. Bantu ia mengatasi rasa cemas dan takutnya agar dapat melewati masa transisi dengan baik.
 
Bicarakan berdua dengannya apa saja perubahan yang mungkin akan terjadi dalam hidupnya semenjak bersekolah. Diskusikan bagaimana kegiatan rutin sehari-hari akan mengalami beberapa tambahan dan pengurangan. Bantu ia mendapatkan bayangan dengan memberikan beberapa contoh gambar atau ilustrasi dan tulisan coret-coret mengenai jadwal dan kegiatan di pagi hari. Tanya bagaimana perasaanya mengenai hal tersebut dan berikan dia dukungan yang positif. Interaksi sosial akan menjadi tantangan tersendiri bagi si kecil. Bacakan dia cerita mengenai anak-anak lain yang juga bersekolah, agar ia bisa ikut memiliki perasaan yang sama dalam mengenyam pendidikan di sekolah dan cara mengatasi kesulitan-kesulitan di sana.
 
Beberapa hari atau minggu sebelum hari pertamanya dimulai, mulai posisikan anak layaknya dia sudah menjalani hari-harinya di sekolah. Minta si kecil agar tidak tidur terlalu malam. Bangunkan ia pagi-pagi dan menyuruhnya segera mandi, memakai pakaian, dan sarapan. Hal ini penting dilakukan agar ia terbiasa dengan kegiatan rutin ini nantinya. Bila perlu, ajak ia mengunjungi sekolah barunya – meski belum saatnya masuk – dan menemaninya masuk ke sebuah ruang kelas. Biarkan ia berkenalan dengan suasana dan lingkungan barunya tersebut. Temui wali kelas atau guru-guru lain di sana. Perkenalan dengan sang guru lebih awal justru lebih bagus. Dia tidak akan lagi bingung, malu, takut, dan memiliki perasaan-perasaan negatif lain yang tidak diperlukan. Cari tahu siapa saja yang kira-kira akan menjadi teman sekelas buah hati Anda nanti. Rencanakan sebuah pertemuan antara si kecil dan anak tersebut agar mereka bisa saling mengenal dan bermain bersama. Saat sekolah nati, ia sudah akan memilki teman, sehingga tidak lagi merasa terasingkan. Good idea, right?
 
Begitu hari yang ditunggu-tunggu datang, antar dan jemput ia ke sekolah. Mungkin menungguinya beberapa menit di sekolah pada hari-hari pertamanya perlu dilakukan. Perlahan-lahan, biarkan ia beradaptasi dan terbiasa berada di antara guru dan teman-temannya, bukan hanya orangtuanya.
 
(Berbagai sumber)

SHARE