Berhenti Merokok Lewat Internet

0
49

.2011 baru berjalan dua minggu. Rasanya belum terlambat untuk mengetahui apa resolusi tahun baru Anda? Apa mungkin berhenti merokok? Jika benar, cobalah mengikuti konsultasi lewat telepon dengan panduan melalui internet.

Berdasarkan penelitian US Center for Disease Control and Preventing di Amerika Serikat, satu dari lima orang dewasa adalah perokok dan setengahnya tidak pernah berhenti sampai ajal menjemput. Dolar yang dihabiskan untuk membakar kertas dihisap tersebut mencapai $183 milyar per tahunnya.

Perokok yang mendapatkan telepon dari penasihat berpengalaman dan kemudian mengikuti program yang ada di internet, berhasil berhenti setelah 18 bulan. Hasil tersebut meningkat menurut penelitian yang dilakukan oleh Amanda Graham. Beliau adalah direktur pengembangan riset di Insitut Schroeder untuk Penelitian Tobacco dan Studi Kebijakan di Yayasan American Legacy.

Berkat percobaan ini, jumlah perokok di Amerika mengalami penurunan drastis sekitar 30% dari populasi di tahun 1985. Tentu saja kebiasaan yang sudah lama dilakukan tidak gampang untuk dihentikan begitu saja. Sebagian besar perokok perlu mencoba berkali-kali sebelum berhenti dengan sukses.

Menurut Institut Kanker Nasional, hanya sejumlah 5% perokok yang berhasil berhenti setelah melalui berbagai tahap seperti konsultasi dan pengobatan.

Berdasarkan data dari QuitNet.com, sebuah situs yang berdiri sejak 1995, ada 60 ribu pengguna per bulannya yang ingin berhenti merokok. Bila Anda berminat menjadi anggota, biaya anggota premiumnya $99.95/ tahun (sekitar Rp. 1 juta/ tahun).

(Berbagai sumber)

SHARE