Manga Tiger Mask Menginspirasi Penggemarnya

0
19

.Manga yang secara harfiah diterjemahkan sebagai gambar aneh adalah komik yang berasal dari Jepang. Di Indonesia sendiri penggemar manga cukup banyak, mulai dari detektif conan, kungfu boy, one piece, dragon ball dan masih banyak manga lainnya yang telah merebut hati para pembaca di tanah air.

Di Jepang, orang-orang dari semua umur membaca manga. Sejak 1950-an, manga secara teratur telah menjadi bagian besar dari industri percetakan di negeri matahari terbit ini.

Salah satu yang paling populer adalah Tiger Mask atau Taiga Masuku yang ditulis oleh Ikki Kajiwara dan diilustrasikan oleh Naoki Tsuji. Serial ini pertama kali dipublikasikan di majalah Kodansha Bokura mulai 1968-1969 dan kemudian diterbitkan kembali di majalah mingguan Shonen dari 1970-1971.

Toei Animation kemudian membuat film kartunnya yang pertama kali disiarkan di Yomiuri TV, 2 Oktober 1969 dan berakhir penayangannya pada 30 September 1971, dengan total keseluruhan 105 episode. Dalam kehidupan nyata, nama ini digunakan oleh pengulat profesional Jepang sebagai nama julukan. Pesona Tiger Mask secara cepat menyebar diseluruh Jepang.

Manga ini berkisah tentang pegulat profesional Tiger Mask (yang nama aslinya Naoto Date) yang sangat ditakuti di Amerika karena kekejamannya di atas ring. Singkat cerita, ketika ia kembali ke Jepang, seorang anak kecil yang menggemarinya mengatakan jika ia telah besar ingin menjadi seperti Tiger Mask yang kejam. Kebetulan anak kecil tersebut tinggal di panti asuhan yang sama dengan tempat tinggalnya dulu. Hati Tiger Mask terketuk, ia tidak ingin anak kecil tersebut mengidolai pegulat yang kejam, karenanya ia berubah menjadi pegulat yang heroik dan memberikan penghasilannya kepada panti asuhan.

Beberapa penggemarnya di Jepang, di masa kini, melakukan tindakan serupa. Lusinan panti asuhan dan pusat kesejahteraan anak di seluruh Jepang melaporkan telah menerima hadiah dalam beberapa minggu ini, bahkan uang cash dari seseorang yang mengatasnamakan Naoto Date.

Kejadian ini bermula saat hari Natal ketika 10 kotak penuh dengan tas punggung diletakan di pusat konseling anak di Gunma prefektur. Salah satu karyawan menemukan kotak tersebut dengan sebuah catatan yang ditandatangani Naoto Date.

Sejak saat itu telah dilaporkan setidaknya 90 kejadian serupa. Masatoshi Kikuchi menerima satu kotak penuh dengan pensil dan rautan untuk anak-anak di lembaga kesejahteraannya di Yokohama. Surat yang terlampir tertulis,”Saya terinspirasi oleh Tiger Mask.” Kikuchi mengatakan “Ini benar-benar membantu saya karena memang sedang butuh persediaan tersebut. Saya dapat bayangkan orang ini mempunyai hati yang baik.”

(Berbagai sumber)

SHARE