Teh Lebih Bermanfaat Dari Sekadar Hilangkan Haus

0
27

.Udara yang panas atau habis berolahraga membuat anda akan merasa sangat haus, untuk menghilangkannya air putih dapat memberikan kelegaan namun teh dapat memberikan lebih dari itu yaitu kesegaran dan perlindungan kesehatan.

Minum tiga cangkir teh atau lebih sehari adalah bagus bagi Anda, seperti halnya mengkonsumsi air putih dan bahkan teh memberikan tambahan keuntungan.

European Journal of Clinical Nutrition membantah mitos mengenai bahwa teh dapat menyebabkan dehidrasi.

Menurut ahli nutrisi dari UK, teh tidak hanya berfungsi menghilangkan haus atau mengganti cairan seperti halnya air putih, tetapi juga memberikan perlindungan dari serangan jantung dan beberapa jenis kanker. Para ahli percaya flavonoids adalah bahan kunci dari teh yang menjaga dan meningkatkan kesehatan. Antioksidan ini yang sering ditemukan pada makanan dan tanaman, termasuk daun teh, telah terbukti membantu mencegah kerusakan sel.

Ahli nutrisi kesehatan umum Dr. Carrie Ruxton, dan koleganya di Kings College London, mengamati penelitian terhadap dampak teh bagi kesehatan. Mereka menemukan bukti nyata bahwa meminum teh tiga atau lebih sehari dapat memangkas risiko serangan jantung. Beberapa penelitian lain berpendapat teh melindungi tubuh dari kanker, namun pernyataan ini masih perlu penelitian mendalam. Manfaat kesehatan lainnya yaitu memberikan perlindungan terhadap plak gigi yang berpotensi merusak gigi dan membuat gigi lebih kuat.

Dr. Ruxton menjelaskan:”Meminum teh sesungguhnya lebih baik untuk Anda daripada air putih. Air putih tepat untuk menggantikan cairan. Sedangkan teh selain menggantikan cairan juga memberikan antioksidan.”

Menurutnya mitos bahwa teh menyebabkan dehidrasi adalah salah.”Penelitian terhadap kafein menemukan dosis tinggi dehidrasi dan semua orang mengasumsikan minuman yang mengandung kafein dapat menyebabkan dehidrasi. Namun walaupun Anda meminum kopi atau teh yang kental Anda akan masih mendapatkan cairan yang dibutuhkan. Selain itu secangkir teh mengandung fluoride yang bagus bagi gigi.”

Belum ada bukti bahwa mengkonsumsi teh berbahaya bagi kesehatan. Namun, peneliti menyarankan bahwa teh dapat mengganggu tubuh dalam menyerap zat besi dari makanan. Karenanya bagi penderita anemia harus hindari minum teh sehabis makan.

Tim Dr. Ruxton menemukan rata-rata mengkonsumsi teh telah menurun yaitu dibawah satu cangkir sehari. Menurutnya meningkatnya popularitas minuman ringan membuat banyak orang tidak meminum teh sebanyak sebelumnya. “Minum teh merupakan hal biasa bagi orang tua berusia 40 keatas. Bahkan teh menjadi asupan 70% cairan setiap harinya maka ini menjadi kontribusi penting bagi tubuh,” tambahnya lagi.

Claire Williamson dari British Nutrition Foundation menambahkan:”Penelitian di laboratorium menunjukkan teh bermanfaat bagi kesehatan.”

“Manfaat bagi manusia belum cukup terbukti kuat dan butuh banyak penelitian lagi. Tapi dapat dipastikan teh memberikan potensi manfaat kesehatan yang baik melalui antioksidan didalamnya yang dapat mengurangi risiko serangan jantung dan kanker.”

“Dalam hal pengganti cairan, kami menganjurkan 1,5-2 liter sehari dan itu termasuk teh. Teh tidak membuat dehidrasi. Teh merupakan minuman menyehatkan.”

(Berbagai sumber)

SHARE