Apa Kabar, Letto??

0
93

.Sore-sore di Hard Rock Cafe, Ghiboo akhirnya bertemu dengan Letto, band asal Yogyakarta yang lumayan lama tak terdengar kabar beritanya. Namun jangan katakan bahwa mereka kurang produktif apalagi tidak kreatif. Mereka masih berkreasi, masih menikmati kehidupan dunia seni dan bernyanyi, namun memang terdengar kurang kencang dalam 2 tahun ini.

Peran baru sebagai bapak dan bencana Gunung Merapi adalah dua dari beberapa hal yang mau tidak mau harus dihadapi oleh personel Letto, yang akhirnya membawa mereka pada sebuah bentuk kompromi dalam berkreasi. Meskipun akhirnya jadi terkesan seperti tenggelam, namun di awal tahun ini Letto kembali dengan sebuah materi baru dari album ke-4 yang rencananya akan rilis di bulan Februari.

Sore itu mereka membawakan sebuah lagu baru berjudul Dalam Duka. Suara khas sang vokalis, Sabrang Mowo Damar Panuluh/ Noe, masih tetap unik dengan bumbu etnik, dan permainan musik tiga anggota lainnya -Patub (gitar), Arian (bass), dan Dedi (drum)- masih tetap menyenangkan, harmonis, melodious, dan menghanyutkan. Sebelumnya mereka juga sempat menyanyikan salah satu hits mereka -Ruang Rindu- dalam irama bossanova yang benar-benar luar biasa. Suara Noe yang pipih terdengar sangat manis dalam ritme musik yang mempesona.

Sama seperti beberapa lagu hits sebelumnya, single Dalam Duka inipun juga menjadi lagu pengiring bagi salah satu serial TV swasta. Kisah romantika antara Letto dan serial televisi memang sudah terjalin lama, dan mereka terlihat sangat menikmati simbiosis ini. “Lagi pula kami berdua kan sama-sama berangkat dari pengalaman hidup. Letto bikin lagu dari pengalaman hidup, sinetron juga dibuat dari pengalaman hidup” tegas Letto. Mungkin ini rahasia keharmonisan hubungan mereka berdua.

Jadi sore itu Ghiboo menikmati beberapa kabar singkat dari Letto yang tak sering nampak akhir-akhir ini, serta sebuah lagu baru yang terdengar seperti sebuah penelusuran, sebuah pertanyaan akan kepastian cinta. Suara petikan gitar a la mediterania dan gebukan drum lagu Dalam Duka seperti sebuah medium sempurna yang mengantarkan suara Noe dalam mempertanyakan kondisi cinta dalam diri pendengarnya. Mungkin di tahun yang baru ini Letto ingin tahu apakah di saat senang dan di saat susah, cinta Anda akan berbeda kadarnya??

(Ghiboo)

SHARE