Cinta, Pelaku 'Kejahatan' Terkejam

0
51

.Siap-siap sakit hati jika Anda jatuh cinta. Aneh, tapi itulah yang terjadi. Manusia seperti memiliki kecenderungan menyakiti orang yang mereka cintai. Semakin besar cinta yang ia rasakan, semakin besar pula presentase untuk menyakiti hati pasangannya.

Hal ini dapat sedikit dijelaskan dengan ‘teori’, bahwa ketika Anda menaruh perasaan kepada seseorang, disadari atau tidak, Anda akan otomatis memilki pengharapan yang besar padanya.

Kenyataannya, cintalah yang membuat Anda berdua terluka. Pasangan ingin memberikan seluruh waktunya hanya untuk Anda pada akhir pekan nanti, misal. Berhari-hari ia lembur di kantor untuk menyelesaikan tumpukan pekerjaan, hanya untuk memastikan kencannya dengan Anda di akhir pekan nanti akan menjadi sangat istimewa dan tidak mendapat gangguan sedikit pun dari ‘kantor’ dan pihak lainnya.

Apa yang pasangan tidak ketahui adalah, bahwa Anda merasa tidak diperhatikan dalam hari-hari lemburnya tersebut. Sedih, kecewa, marah, dan sakit hati. Itulah perasaan Anda. Mendapat ‘serangan’ dari Anda, pasangan menjadi tidak habis pikir dan marah. Ia kesal dan terluka, bahwa usahanya untuk memberikan akhir pekan yang sempurna justru dianggap sebagai ‘musibah’ bagi Anda. See, you both hurt the one you love.

Tidak salah bila mengatakan bahwa kekuatan cinta sangat besar. Tidak hanya menciptakan, perasaan istimewa ini pun dapat membinasakan. Sayangnya, Anda tidak akan pernah merasa bersalah jika menyakiti pasangan. Tentu saja, karena dasar Anda melakukan itu adalah cinta. Anda tidak pernah bermaksud membuatnya kecewa dan terpuruk.

Semakin Anda membuka hati dan diri terhadap cinta, semakin besar kebahagiaan yang bisa Anda dapatkan, berikut kemungkinan akan kehancuran. Bisa saja Anda membentengi diri untuk tidak mau ‘tersentuh’ oleh cinta, namun hal ini tentu akan memperkecil kesempatan Anda untuk mendapatkan banyak pengalaman menakjubkan dalam cinta.

Seperti bungee-jumping, jika Anda berhasil melewatinya dengan selamat, Anda tidak akan pernah melupakan pengalaman akan olahraga yang sangat memacu adrenalin tersebut. Namun jika Anda gagal, pilihannya cuma dua: cacat fisik seumur hidup atau tewas. So, falling in love? Boo!

(Berbagai sumber)

SHARE