Berbagi Tugas Merawat Si Kecil

0
25

.Mempererat hubungan dengan pasangan tidak hanya sebatas urusan ‘kamar’ saja, namun lebih luas dengan kebersamaan dalam merawat si kecil. Dengan memperlihatkan cinta terhadap anak, pasangan dijamin akan semakin sayang pada Anda!

Tidak hanya masalah harmonisasi, merawat bayi sangat menyita waktu dan energi. Si kecil merupakan tanggung jawab berdua, ayah dan ibunya. Bila pekerjaan rumah saja bisa dibagi bersama, mengapa anak tidak?

Ketika Anda menyeterika, minta pasangan untuk menyuapi si kecil. Pasangan akan menemani buah hati bermain, sementara Anda beristirahat. Tiba waktunya Anda bangun, bayi menjadi tanggung jawab Anda.

Biarkan pasangan melepas lelah sekedar duduk santai, menonton televisi, ataupun menyalurkan hobinya. Dekati sang buah hati. Gantilah popoknya. Bila memang sudah waktunya, mandikan dia.

Atur pembagian tugas dengan adil. Anda berdua harus merasakan ‘tidak enaknya’ merawat bayi, seperti mengganti popok yang sudah dipakai anak untuk buang air besar, misal. Malam saat tidur, Anda juga harus melakukan shift ‘ronda malam’, karena kurang lebih setiap dua jam sekali si kecil akan menangis karena lapar.

Minta pasangan untuk bangun bergantian dengan Anda setiap dua jam sekali. Lapar, kepanasan, kedinginan, atau sekedar mencari perhatian, anak sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda, bila memang pada jam tersebut adalah giliran Anda untuk bangun.

Bila Anda terbiasa untuk benar-benar merawat anak bersama-sama, si kecil tidak akan pilih kasih. Ia akan merasa dekat dengan kedua orangtuanya. Hubungan Anda berdua pun akan semakin hangat, karena sama-sama merasakan susah. Tidak ada lagi saling menyalahkan, “Seharusnya kamu yang merawat anak!” No. Anak milik berdua. Dijaga bersama, donk!

(Berbagai sumber)

SHARE