Mengatasi Anak yang Suka Membantah

0
40

.Seringkali anak suka membantah. Ada saja alasan yang dikemukakannya. Mengapa anak seperti itu? Tidak adakah cara untuk membuatnya ‘diam’? Kepala dan telinga Anda sudah terlalu lelah mendengar bantahan-bantahan si kecil. Stres!

Bukan bagaimana cara mengahadapinya, namun yang Anda butuhkan adalah bagaimana cara berinteraksi secara lebih efektif dengannya.

Bebal. Itulah sifat yang Anda lihat darinya. Berbeda dengan sudut pandang si kecil. Dia punya banyak hal untuk diungkapkan lewat kata-kata. Otaknya seperti berlomba dan rasanya seperti harus mengeluarkan semua yang ada di dalam otaknya tersebut!

Hal ini menimbulkan kebiasaannya untuk menyela pembicaraan. Meski demikian, Anda tidak boleh hanya kecewa dengan kebiasaannya menginterupsi tersebut. Mungkin kesalahan justru terletak pada diri Anda.

Sebagai orangtua, kadang Anda malas meladeni pembicaraan dengan buah hati. Segala ucapannya konyol dan tidak masuk akal, menurut Anda. Setiap kali dia mengajak Anda berbicara, kepala Anda bergerak-gerak, mengangguk, dan merespon. Sayang ketika Anda berkomentar, ia tidak merasa puas. Ya, karena Anda hanya memberikan komentar seadanya, sambil lalu. Anda tidak menganggap si kecil dan segala ucapannya penting.

Cari cara untuk memberikan respon yang lebih baik. Dengarkan dia. Si kecil sebenarnya hanya butuh untuk didengarkan dan diakui keberadaanya. Dari kecil, ajarkan dia untuk mengungkapkan isi hati dan pikirannya dengan baik-baik. Duduk manis, saling bertatap muka, saling mendengarkan, dan memberikan kesempatan bagi orang lain untuk berpendapat. Bila anak telah cukup merasa dihargai dan didengarkan, ia pun akan mulai belajar untuk mendengarkan orang lain.

Lakukan hal tersebut disertai dengan pelukan hangat dan tawa canda. Hindarkan aura negatif saat berkomunikasi dengan si kecil. Kebiasaan buruk si kecil yang suka membantah tidak dapat dihilangkan dalam semalam. Semua membutuhkan proses, latihan, kesabaran, dan kebiasaan.

(Berbagai sumber)

SHARE