Menikah, Haruskah Uang Dikawinkan Juga?

0
25

.Uang merupakan hal yang sangat sensitif . Tidak jarang pula uang menjadi penyebab keretakan rumah tangga. Anda masing-masing menerapkan obyek pengeluaran uang dan batasan biaya yang berbeda untuk setiap hal. Pengeluaran yang tidak sesuai dengan keinginan masing-masing orang pun kerap menjadi bencana.

Untuk menyelamatkan rumah tangga Anda, sebTidak jarang pula uang menjadi penyebab keretakan rumah tangga.aiknya pisahkan akun rekening Anda dari pasangan. Biarkan Anda masing-masing memiliki rekening pribadi di bank. Lebih baik memisahkan uang, daripada memisahkan diri dari pernikahan, bukan?

Dengan memiliki uang sendiri, Anda dapat dengan mudah menggunakan hasil jerih payah sendiri dengan pergi ke salon dan menghabiskan ratusan ribu di sana, tanpa harus meminta izin pasangan, karena takut mengganggu budget yang telah ditetapkan bersama.

Begitu pula pasangan. Ia kini bisa membeli gitar impiannya, bahkan membuat sebuah studio musik lengkap dengan seluruh instrumennya! Lantas bagaimana dengan masa depan Anda berdua? Bukankah rencana tersebut tidak dapat terwujud hanya dengan keinginan, namun juga melibatkan biaya?

Rumah beserta segala isinya, bulan madu, mobil keluarga, anak dan biaya perawatan serta pendidikannya, dan masih banyak lagi. Tentu semua biaya ini tidak akan ada, bila masing-masing dari Anda sibuk mengahmburkan uang masing-masing demi kepentingan pribadi.

Memiliki rekening masing-masing, bukan berarti Anda tidak mempunyai tabungan bersama. Ya, untuk urusan rumah tangga, Anda berdua tetap harus memiliki rekening bersama. Ada ruang untuk ego, ada tanggung jawab untuk berbagi. That’s what adults do.

Punyaku, punyaku. Punyamu, punyamu. Punya kita? Tetap ada, kok!

(Berbagi sumber)

SHARE