Serambi Berhilir ke Taman

0
35

.Rumah boleh saja memiliki serambi atau lobi layaknya hotel. Bentuknya bisa saja seperti lorong kecil atau benar-benar memanfaatkan sebuah ruangan utuh. Namun serambi bukanlah ruang tamu. Tamu harus melewati serambi dulu baru dapat mencapai ruang tamu.

Jalan masuk masuk ini akan menjadi kesan pertama pada rumah Anda. Bagaimana Anda memoles, menata, menghias, dan melengkapi ruang kecil ini akan sangat berpengaruh pada perasaan kala ‘menyambut’ tamu ataupun diri Anda setelah lelah kerja seharian.

Salah satu contoh membuat serambi adalah dengan membuat sebuah kebun di tengah-tengah rumah. Taman kecil ini akan langsung terlihat ketika Anda membuka pintu masuk. Bagaikan rambu-rambu lalu lintas, kebun ini akan ‘menuntun’ Anda langsung menuju kepadanya, tanpa bertanya terlebih dahulu, “Ruang tamu ada di sebelah mana?”

Ya, sejajar lurus di depan pintu masuk. Serambi akan dihias oleh indahnya warna bunga yang terlihat dari kebun. Selain itu, Anda harus menambahkan meja dan kursi yang cukup menghibur dan membuat tubuh merasa rileks. Kursi panjang atau sofa malas bisa dijadikan pilihan.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa menletakkan berbagai jenis pajangan. Patung, lukisan, ataupun benda kerajinan lainnya. Terserah Anda. Selain pajangan, tanaman-tanaman dalam beberapa pot kecil akan semakin mempercantik serambi. Anda bisa meletakkannya di atas meja atau pojo ruangan. Sweet!

Lampu tidak boleh ketinggalan. Meski hanya berfungsi sebagai penerang, lampu dengan bentuk yang menarik, unik, atau bahkan artistik di dalam serambi akan menimbulkan kesan yang positif pada keseluruhan rumah.

Bila Anda menetapkan taman atau kebun sebagai pemandangan yang dapat dilihat dari serambi, maka alangkah baiknya jika Anda memberi warna putih, peach, atau krem pada dinding. Warna-warna lembut akan mendukung unsur alaminya.

Siap ‘bermain-main’ dengan serambi?

(Berbagai sumber)

SHARE