Anak Pelajari Seks Dalam Video Game

0
60

.Waspadalah jika anak Anda sudah keranjingan bermain video game. Meski disebut ‘game’ dan permainan selalu diidentikkan dengan anak-anak, namun kini sudah banyak bermunculan jenis-jenis game yang sebenarnya diperuntukkan bagi orang dewasa. Coba intip apa yang anak Anda mainkan. Bisa jadi ia sekarang sedang belajar dan menikmati adegan seks melalui game yang sedang ia mainkan tersebut.

Canada dan Amerika memiliki suatu organisasi bernama Entertainment Software Rating Board (ESRB) yang bertanggung jawab atas penentuan umur dan isi computer dan video game yang telah diberi rating atau telah diklasifikasikan. Contoh, dalam video game terdapat rating E, M, dan A. Ketiga huruf ini menandakan umur yang pantas untuk memainkannya. E berarti everyone, yang memperbolehkan semua orang dari segala umur untuk memainkannya. Untuk anak-anak berumur 17 tahun ke atas, mereka baru diizinkan memainkan mature (M) video game. Sedang A (adult) hanya diperuntukkan bagi orang berumur 18 tahun ke atas.

Anda perlu mengetahui hal ini, karena rating tersebut akan sangat menentukan bentuk jenis, alur, isi, dan animasi dalam permainan. Mature video game banyak berisi tentang kekerasan. Pembunuhan dan penyiksaan contohnya. Jangan heran bila Anda menyaksikan adegan kepala-kepala yang dipenggal. Hal ini semakin didramatisir dengan cipratan darah segar ke segala arah. Adegan-adegan seperti ini tidak baik untuk mental dan kejiwaan si kecil. Secara tidak sadar, ia akan belajar untuk menjadi sadis.

Lain halnya dengan mature, adult video game lebih banyak dan sarat akan unsur seks. Ya, bayangkan saja film porno dan ubah sedikit bentuknya menjadi animasi yang dapat dikendalikan alias dimainkan. Kadar seks pun bermacam-macam, dari sekedar tarian erotis, adegan mencumbu, hingga full naked dalam aktivitas seksual. Terdapat istilah khusus dalam mature video game, yakni “hot coffe”. Hot coffe adalah adegan seks yang sengaja dibuat dalam permainan, namun hanya dapat dibuka dan dilihat sepenuhnya dengan menggunakan kode.

Red Dead Redemption, misalnya. Game ini menceritakan tentang seorang tokoh bernama John. Dalam permainan, Anda akan banyak melihat karakter-karakter pelacur dilibatkan dan sering menggoda John untuk melakukan hubungan seks. Tidak hanya itu, adegan seks utuh dilakukan oleh seorang karakter perempuan telanjang bulat dengan posisi di atas sebuah meja.

Selain itu Read Dead Redemption, masih ada Grand Theft Auto: San Andreas, yakni jenis game dengan alur cerita balas dendam. Permainan ini penuh dengan kekerasan fisik dan pada trailernya terdapat adegan seks. Lain lagi dengan Bayonetta. Bayonetta adalah nama tokoh dalam game itu sendiri. Jagoan perempuan ini berbadan sangat seksi dan memakai pakaian yang cukup terbuka, menantang, dan sensual. Bahkan, Playboy majalah laki-laki dewasa sempat membuat iklan menawarkan beberapa ‘bintang’ mereka – Shannon James, Jillian Kaye, Kat, Chernise Yvette dan Ryan Lovette – untuk berpose dan berpenampilan ala Bayonetta dan mengajak orang untuk memilih, siapakah yang layak terpilih menjadi Bayonetta favorit.

Mengkhawatirkan memang video game yang ada sekarang ini. Pasang mata, pasang telinga. Siapa tahu si kecil dewasa sebelum waktunya…

(Berbagai sumber)

SHARE