Anak Adopsi Berhak Tahu Asal-Usulnya!

0
52

.Banyak alasan bagi seseorang untuk memutuskan mengadopsi dan mengangkat seorang anak menjadi anggota keluarganya. Mungkin ia dan pasangan dinyatakan tidak subur secara kedokteran. Bisa jadi mereka memang ingin membantu anak-anak yang kurang beruntung.

Apapun alasannya, di saat Anda telah mengambil seorang anak menjadi anak yang diakui dan sah secara hukum sebagai anak, maka Anda tidak boleh membeda-bedakannya dengan anak kandung Anda dan anggota keluarga yang lain.

Meski tidak berhubungan darah, namun ia juga berhak atas kasih sayang dan hak-hak istimewa lainnya sebagai seorang anak. Lagipula Anda sendiri yang mengingingkan hal tersebut. Anak kandung dan anak adopsi sama-sama istimewa, tidak ada yang lebih baik.

Meski telah ‘memilikinya’, Anda tidak boleh dan tidak berhak melarangnya berdekatan ataupun memiliki ikatan batin dengan orangtua kandungnya. Minimal saat ia sudah berusia 18 tahun, Anda berkewajiban untuk mengatakan tentang asal usulnya pada anak tersebut. Katakan siapa dirinya sebenarnya. Siapa orangtua kandungnya, di mana mereka, mengapa dia diadopsi, dan masih banyak lagi informasi yang selama ini Anda rahasiakan darinya.

Kemungkinan anak tersebut akan menjadi kecewa dan sangat marah kepada Anda, karena merasa telah dibohongi selama bertahun-tahun. Diskusikan hal ini secara baik-baik dengannya. Beri dia ruang dan waktu untuk menyendiri dan melampiaskan perasaannya yang campur aduk. Seiring berjalannya waktu, ia akan mengerti dan menerima, bahwa meski hanya seorang anak angkat, Anda telah selalu dengan tulus mencintai dan memperlakukannya layaknya anak kandung sendiri. Itulah alasannya, mengapa Anda boleh dan harus membocorkan jati diri anak tersebut setelah ia cukup dewasa dan bisa berpikir rasional.

Setelah mengetahui bahwa ia bukanlah siapa-siapa di dalam keluarga, mungkin anak Anda ini akan bersikap canggung, khususnya terhadap Anda. Menyikapi hal ini, Anda harus bisa meyakinkan dirinya, bahwa tidak akan ada satu hal pun yang berubah di antara Anda berdua. Dulu, sekarang, dan nanti ia tetap dan akan selalu menjadi anak yang Anda cintai, kandung ataupun bukan.

Cinta terjadi bukan hanya karena terdapat hubungan darah, bukan?

(Berbagai sumber)

SHARE