Mitos serta Fakta Seputar Gigi dan Mulut

0
41

.Mulut adalah jendela kesehatan Anda. Tak heran jika banyak beredar di masyarakat mengenai berbagai pernyataan yang terkadang tidak benar tentang kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, mari jaga mulut dan gigi agar tetap bersih serta prima dengan memahami beberapa fakta dan mitos ini:

Berkumur dengan mouthwash bisa mengatasi gigi sensitif.
MITOS. Ternyata sering berkumur dengan mouthwash justru akan membuat gigi menjadi semakin sensitif. Menurut peneliti dari Cleveland Clinic Department of Dentistry, kebanyakan produk kumur bersifat asam, sehingga berbahaya bagi dentin (lapisan tengah gigi). Jika ingin aman, mintalah mouthwash yang bersifat netral pada dokter gigi Anda.

Gigi berlubang bersifat genetik.
MITOS. Memiliki masalah gigi berlubang biasanya sering dikarenakan kelalaian dalam menjaga kebersihan gigi dengan benar, demikian penjelesan Drg. Aditya Pribadi, Sp.Orth, orthodontist. Jadi kondisi gigi orangtua yang kurang baik tidak akan menurun ke anaknya.

Sinusitis menyebabkan bau mulut.
FAKTA. Kondisi gigi dan sisa akar gigi yang membusuk pada rahang atas, akan memperburuk kondisi sinus. Ini dikarenakan posisi akar gigi atas saling berdekatan, dan bisa masuk ke dalam rongga sinus. Hasilnya, akan terjadi peradangan yang akan menimbulkan bau mulut.

Menggunakan pasta gigi mengandung peroksida akan membuat gigi lebih sensitif.
FAKTA. Produk yang memakai hydrogen peroxide atau carbamide peroxide (yang keduanya berfungsi sebagai pemutih) mampu menyebabkan iritasi pada gusi. Dan jika produk ini digunakan oleh para penderita gigi sensitif, maka sensitivitas gigi akan meningkat hingga 65%, jelas Louise Chang, MD.

Gigi menguning seiring bertambahnya usia.
FAKTA. Semakin tua, enamel (lapisan terluar) gigi pun akan mengalami penipisan. Dan, dentin yang berwarna kuning akan semakin terlihat. Perkuat dan jaga kebersihan gigi dari noda dengan mengonsumsi apel, seledri, wortel, dan pir. Mengapa? Makanan tersebut dapat merangsang produksi saliva atau air liur yang bisa membersihkan gigi, serta menjaganya tetap kuat, kata Brunilda Nazario, MD dari American College of Physicians.

(berbagai sumber)

SHARE