Bincang Bincang Kue Keranjang

0
39

.Bagai moment lebaran dan ketupat-opornya, perayaan Tahun Baru China pun tak bisa lepas dari keberadaan kue keranjang. Kue yang mendapatkan namanya dari wadah cetaknya yang berbentuk keranjang ini berbahan dasar ketan dan gula, serta mempunyai tekstur yang kenyal dan lengket. Nama aslinya Nien Kao atau Ni-Kwee, dan disebut juga sebagai kue tahunan karena hanya dibuat setahun sekali menjelang perayaan Tahun Baru Imlek.

Kue sejenis dodol yang kadang disebut Nian Gao atau Tii Kwee ini begitu khas karena selain menjadi makanan khas pada Tahun Baru Imlek, kue keranjang juga berfungsi sebagai semacam sesaji dalam upacara sembahyang dan penghormatan pada leluhur saat merayakan Tahun Baru Imlek. Bahkan sebagian besar kalangan etnis Tionghoa mennganggap tidak lengkap kalau sembahyang dan merayakan Imlek tanpa menghadirkan kue keranjang.

Kue keranjang dipergunakan sebagai sesaji saat upacara sembahyang leluhur sejak enam hari sebelum malam perayaan Tahun Baru Imlek dan puncaknya terjadi pada malam Tahun Baru Imlek. Kue keranjang yang dijadikan sebagai sesaji sembahyang biasanya dipertahankan hingga malam ke-15, atau Cap Go Meh. Setelah itu kue akan dimakan bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga, atau bisa juga diolah dan dicampur dengan berbagai macam makanan.

Berdasarkan cerita turun temurun, konon awalnya kue ini dibuat sebagai hidangan untuk menyenangkan Dewa Dapur agar dia membawa laporan yang menyenangkan pada Raja Khayangan. Bentuknya yang bulat memiliki sebuah makna simbolis yang luhur, yaitu sebagai sebuah perlambang agar keluarga yang merayakan Imlek tersebut dapat terus bersatu, rukun dan bulat tekad dalam menghadapi tahun yang akan datang. Sungguh bagus maknanya. Well, Selamat Tahun Baru dan Gong Xi Fa Cai…

(Berbagai sumber)

SHARE