Fakta Dibalik Ukuran Payudara

0
38

.Faktor utama yang mempengaruhi ukuran payudara adalah genetik, yang ditandai oleh produksi hormon estrogen dalam tubuh. Namun, pada wanita dengan berat badan berlebih, timbunan lemak juga mempengaruhi ukuran payudara.

Marilyn Glenville, dokter spesialis kesehatan wanita dan hormon, mengatakan, produksi hormon estrogen yang berlebihan mengakibatkan pembesaran payudara. Hormon estrogen adalah hormon seks perempuan yang mempengaruhi pertumbuhan, dan mempertahankan tanda-tanda kelamin sekunder pada wanita seperti payudara, dan siklus haid.

Terlepas dari kondisi alam tubuh, produksi estrogen juga dipengaruhi gaya hidup perempuan modern. Seperti penggunaan pil kontrasepsi (KB) yang dapat meningkatkan hormon estrogen dalam tubuh.

Bahkan, penggunaan pil KB dalam jangka panjang dapat membuat tubuh beradaptasi, sehingga mempengaruhi genetik keturunan. Tak jarang, hal ini memengaruhi produksi hormon estrogen anak perempuannya sehingga memicu pubertas dini.

Selain faktor genetik, menurut Glenville ada faktor-faktor lain yang mempengaruhi pembesaran payudara, yakni:

1. Produk mengandung xenoestrogen
Xenoestrogen adalah racun yang mengganggu hormon yang secara struktural mirip dengan estrogen. Racun ini dapat ditemukan dalam plastik, pembersih furniture, kipas mobil, pengering rambut, deodoran, kosmetik, dan pelembab.

Xenoestrogen bisa menipu tubuh seolah-olah itu adalah hormon yang nyata dan kunci reseptor estrogen dan mengirim pesan pengacau ke sel. Pesan-pesan pengacau ini memicu PMS (pre-menstruasi syndrome), ketidakstabilan mood, berat badan, dan pertumbuhan payudara.

2. Konsumsi produk susu dari sapi hamil
Sebanyak 2/3 susu di pasaran berasal dari sapi yang sedang hamil. Susu hasil pemerahan sapi yang sedang hamil, terutama pada minggu terakhir kehamilan, memiliki tingkat estrogen yang tinggi. Ini akan mempengaruhi tingkat estrogen dalam tubuh konsumen.

3. Perubahan gaya hidup
Hal ini mempengaruhi metabolisme tubuh termasuk metabolisme hormon. Hormon yang tidak secara efektif diekskresikan akan beredar lagi di dalam tubuh. Ini dapat memicu pertumbuhan hormon esterogen.

(Berbagai sumber)

SHARE