Halle Berry VS Gabriel Aubry, Bagai Kucing dan Anjing

0
30

.Tidak hanya uang dan harta yang akan diperebutkan menjadi hak milik setelah berpisah. Hal ini dapat juga menjadi pertanda dibunyikannya genderang perang memperebutkan anak. Layaknya anjing dan kucing, Halle Berry dan supermodel berdarah Perancis-Kanada, Gabriel Aubry saling ‘mencakar’ dan menjatuhkan untuk memperebutkan hak asuh atas anak tunggal mereka, Nahla Ariela Aubry.

Sejak tahun pertemuan dan dimulainya hubungan mereka berdua pada tahun 2005 silam, Halle Berry – yang sembilan tahun lebih tua dari Aubry – awalnya terlihat sangat gembira dan bersyukur memiliki Aubry sebagai ayah dari Nahla, meski mereka belum terikat dalam pernikahan.

Sayang, 30 April 2010 lalu, keadaan harmonis tersebut berbalik 180 derajat. Pasangan yang awalnya saling memuji ini kini saling menghina, mencaci maki, dan memfitnah.

Pihak Berry, misalnya, mengatakan bahwa Aubry telah mengancam artis berdarah African-American tersebut. Dikatakan, bahwa Aubry mengancam dengan banyak nada rasis. Tidak hanya itu, pernyataan negatif terus mengalir mengenai supermodel Wilhelmina Models ini dengan munculnya pernyataan dari pihak Berry yang mengatakan betapa muak dan lelahnya Halle Berry menanggung uang pengasuhan anak seorang diri – yang awalnya disepakati untuk tetap ditanggung bersama (50-50). Aubry tidak bekerja sama dengan baik. Dia sama sekali tidak terlibat dan ikut membantu berperan dalam finansial Nahla. Selain itu, teman-teman dekat Halle Berry juga menambahkan ‘informasi’ bahwa Nahla selalu menangis dan marah setiap kali Aubry datang menjemputnya. Hubungan sang supermodel dengan Kim Kardashian juga dijadikan masalah oleh mantan kekasihnya itu. Berry sangat kecewa dan marah, bila ayah Nahla berhubungan dengan seorang bintang reality show. Tidak baik untuk perkembangan anak mereka, pikir Berry.

Bertolak belakang dengan seluruh pernyataan pihak Halle Berry, kubu Gabriel Aubry menganggap semua pernyataan Halle Berry dan teman-temannya tersebut sangatlah tidak masuk akal. “Bagaimana bisa kamu baik-baik saja tinggal bersama dengan seseorang selama lima tahun, namun kini tiba-tiba mengaku mendapat ancaman dan serangan bernada rasisme dari orang tersebut? Konyol,” ujar salah seorang teman dekat Aubry. Dikatakan oleh mereka (teman-teman Gabriel Aubry), Aubry adalah lelaki yang baik dan seorang ayah yang penuh pengertian. Bahkan Wilhelmina Models tempat Aubry bekerja pun membuka suara memihak modelnya tersebut. Mereka menceritakan betapa kecewanya Aubry terhadap segala tuduhan yang sudah dilontarkan Berry padanya.

Mengenai ‘dokumen-dokumen’ yang blak-blakan menjabarkan situasi pribadi hubungan mereka berdua dengan segala kemarahan Halle Berry dalam bentuk pesan email, SMS, dan sebagainya, kedua selebritis tersebut saling menuding bahwa mantan kekasih mereka itulah yang membocorkannya ke media. Lucunya lagi, melihat tegang dan runcingnya perselisihan ini, baik Halle Berry maupun Gabriel Aubry sama-sama menyatakan, bahwa mereka tidak terlalu menginginkan hak tunggal atas pengasuhan anak dan bahwa Nahla berhak atas keseimbangan peran ayah-ibu dalam hidupnya. Mereka hanya ingin memberikan yang terbaik untuk anak semata wayang mereka.

Jika memang yang terbaik adalah mengasuh anak bersama, ada baiknya bila Halle Berry dan Gabriel Aubry mulai menutup mulut masing-masing dan berhenti menjelek-jelekkan ayah-ibu kandung anak mereka. Bukankah menghina mantan kekasih sama dengan menjilat ludah sendiri? Lebih baik mulai mengurus anak dengan benar. I bet Nahla needs that most.

(Berbagai sumber)

SHARE