Tattoo: Fun Fearless or Pointless?

0
48

.Lupakan saja bahwa tato memiliki sejarah tentang pemberontakan dan identik dengan kekerasan. Akhir-akhir ini tato bukan lagi berkisar tentang itu, melainkan telah menjadi mode yang berkembang hebat untuk semua orang, seperti selebriti bahkan pengantin.

Tato sayap di punggung Nicole Richie atau tato Marilyn Monroe di lengan Megan Fox mungkin sudah overrated, tapi coba perhatikan label pakaian pria yang sedang happening belakangan ini, Thierry Mugler yang mengungkapkan tato dalam bentuk desain yang lebih edgy dan stylish, atau tato bintang kecil di tangan Gisele Bundchen, tato “rebelle fleur” di leher Rihanna, tato “with all my love, mom” milik Abbey Lee Kershaw, bahkan tato pernikahan Eva Longoria. Tato yang sederhana makin banyak bermunculan seolah semua orang dapat bebas membubuhkan tinta di tubuhnya.

Sekarang ini tato lebih diterima secara sosial, namun apakah anda yakin estetikanya akan bertahan lama? Ketika anda menginginkan kulit mulus anda dengan tampil beda dengan berbagai warna tinta, anda juga perlu mempertimbangkan kegunaan, hasil dan akibat setelah anda membuatnya. Jika anda tipikal orang yang pragmatis, mungkin saja itu baik dalam menciptakan mode dan menjadi trendsetter, namun untuk hal sensitif seperti tato, ada baiknya anda memikirkan kalimat Albert Einstein, “Learn from yesterday, live for today, hope for tomorrow.” Mampukah gambar itu melekat terus di tubuh anda dengan sangat fashionable, tanpa kenal hari dan tanpa rasa sesal?

Sebelum anda menorehkan tinta, ada baiknya anda menyimak fakta penting mengenai penghapusan tato dari Dr Heidi Waldorf, Direktur Laser dan Cosmetic Dermatology di Mount Sinai Hospital New York:

1. Ada tiga laser berbeda yang dapat mengatasi tato: Q-switched Yag, Alexandrite, dan Ruby. Ketiga laser ini menggunakan panjang gelombang yang berbeda untuk menyerang tinta, sehingga kemampuannya juga berbeda.

2. Menyakitkan. Koktail topikal dan suntik anestesi sangat diperlukan sebelum laser penghilangan tato dilakukan. Ini jelas lebih sakit daripada proses pembuatan tato itu sendiri.

3. Setelah penghapusan tato memakai laser, selama seminggu kulit anda akan berbercak parah dan mengeras seperti kudis. Maka butuh waktu 1 bulan untuk melihat hasilnya.

4. Untuk tato profesional yang sangat gelap, diperlukan waktu perawatan selama 10-20 hari setelah tato sudah memudar.

5. Biayanya sekitar $ 200 atau Rp 1.800.000 setiap kali perawatan untuk satu tato amatir, dan lebih mahal seiring dengan ukuran dan kompleksitas tato.

6. Waspada dengan pusat perawatan atau rumah sakit yang menanganinya. Cari dokter kulit yang berpengalaman dengan kemampuan laser yang canggih, jangan pergi ke ahli kecantikan. Pastikan sang ahli bertanya tentang kondisi kulit anda dan memberikan accutane (resep obat jerawat) agar kulit terhindar dari bekas parut.

7. Akan ada perubahan warna kulit selama anda diobati, karena laser perlu membedakan antara warna tinta dan warna kulit asli anda.

Dengan fakta-fakta tersebut, dapat dipastikan semakin sedikit orang yang berniat menghilangkan tatonya. Jika anda ingin menutup tato sementara, ada produk bernama Dermablend dan Cover FX yang dapat melakukan tugas berat menutupi tato anda dalam keadaan darurat. Kedua merek ini dikabarkan telah menjadi teman setia Angelina Jolie jika ia memerlukannya untuk keperluan syuting. Kenyataannya, memang tak ada penghapus ajaib untuk tato. Pikirkan dengan matang tentang desain dan kegunaannya sebelum membuat, agar anda tak perlu berpikir keras saat ingin menghapusnya.

(Berbagai sumber)

SHARE