Homeschooling dan Bersosialisasi

0
35

.Belajar di rumah atau homeschooling bisa menjadi sangat membosankan. Ketakutan akan buah hati yang kekurangan teman dan menjadi kesepian mungkin akan menjadi kekhawatiran tersendiri dan patut dipertimbangkan.

Tahukah Anda, mungkin anak tidak akan memiliki banyak teman sebaya, namun ia masih bisa berteman dengan orang yang berumur lebih tua atau lebih muda dari dia. Tidak masalah, selama ia bersosialisasi dengan kapasitas yang sesuai untuk anak seumurannya.

Anda bisa mengawasinya dalam bergaul. Ajak buah hati mengikuti kegiatan-kegiatan amal, seperti menyumbangkan baju atau makanan untuk saudara-saudara yang membutuhkan atau sertakan dia dalam acara bazaar di sekolah-sekolah.

Pada tempat-tempat inilah anak akan menemukan banyak teman baru. Dorong dia untuk membuka diri dan menjalin pertemanan, dimulai dengan menyapa orang-orang di sana. Minta dia untuk berbincang-bincang dengan temannya tersebut.

Bila si kecil adalah anak yang pemalu, maka Anda harus menemaninya. Mungkin Anda juga perlu membantunya ‘masuk’ dan terlibat dalam pembicaraan dengan memperkenalkan anak.

Acara amal, komunitas agama, kumpul-kumpul keluarga besar, dan masih banyak lagi kegiatan anak yang lain seperti lomba-lomba atau sekedar acara keluarga “fun bike” -misal – atau sertakan dia dalam kursus-kursus yang dapat melatih keterampilan dan bakatnya, seperti menggambar, akan menjadi kesempatan dan wadah bagi si kecil untuk mendapatkan banyak teman baru.

Homeschooling bukan berarti lantas menjadi terkucilkan.

(Berbagai sumber)

SHARE