Pilih Mencintai Atau Dicintai?

0
24

.Apa yang membuat Anda bertahan dalam suatu hubungan? Merasa dibutuhkan atau karena hati Anda selalu bergetar setiap kali memikirkannya dan berada di dekatnya?

Masing-masing orang berhak menentukan pilihan, apakah ia akan hidup dengan orang yang mencintainya atau hidup demi orang yang dicintainya? Seimbang antara mencintai dan dicintai. Seharusnya seperti itulah suatu hubungan. Take and give, right? Unfortunately, this ain’t heaven. Anda tidak bisa mendapatkan semuanya. Antara dua orang, pasti akan ada salah satu yang memberikan lebih banyak cinta, yakni Anda atau pasangan Anda.

Mencintai

Jatuh cinta berjuta rasanya. Perut terasa mual dan geli, seperti ada yang menari-nari di dalamnya. Tangan keringat dingin memikirkannya. Hati resah dan deg-degan. Berbunga-bunga dan bahagia. Mungkin seperti itu gambaran Anda saat mencintai seseorang. Tidak peduli cinta berbalas atau tidak, melihat orangnya saja Anda sudah senang. Siapa yang tidak mau merasa bahagia setiap hari? Tidak ada.

Beberapa orang memilih meninggalkan orang yang sangat mencintainya, demi lari mengejar orang lain yang dicintainya. Baginya, tidak masalah bila pasangan tidak bisa memberikan cinta sebesar apa yang dirasakannya. Dia lebih bisa bertahan hidup lebih lama dengan memuja orang lain. Bila Anda juga memilih jalan ini, maka mulailah berhenti mengeluh akan pasifnya pasangan. Bagaimana dinginnya dirinya terhadap Anda. Berhenti bertanya, “Mengapa dia bisa lupa tanggal anniversary kami? Padahal aku sudah beli kado untuknya!” It’s simply because you love him/her more, Darling.

Dicintai

Tiap pagi, Anda akan terbangun dengan perasaan datar. Hari-hari berjalan terasa lambat. Tidak ada yang menarik, meski Anda baru saja menjalin hubungan baru dengan seseorang atau bahkan baru saja menikah. Flat boring. Anda sama sekali tidak memiliki perasaan cinta padanya. Hanya rasa sayang dan kepedulian terhadap sesama yang Anda berikan pada pasangan, itupun dapat tumbuh karena terbiasa berdua dengannya.

Lantas, bila hidup terasa tidak bergairah, mengapa Anda tidak memutuskan hubungan dan mencari orang lain yang benar-benar Anda cintai? No. Bagi Anda, merasa aman dalam suatu hubungan adalah yang terpenting. Aman, karena Anda tahu pasangan jauh lebih mencintai Anda dibanding perasaan Anda padanya. Kemungkinannya kecil bagi pasangan untuk bermain api di belakang Anda, karena ia sangat mencintai Anda. Lagipula, hambarnya hubungan juga sebenarnya tidak terlalu buruk. Setidaknya ada seseorang yang sangat memperhatikan Anda setiap saat. Selama saling menjaga komitmen dan tetap menempatkan masing-masing sebagai pasangan yang harus dihargai, maka hubungan tersebut akan berlangsung dengan awet.

Mencintai atau dicintai sama-sama memiliki kekurangan dan kelebihan. Hubungan percintaan tidak ada yang sempurna. Perfect love is a mind game.

(Berbagai sumber)

SHARE