Di-Da, Suara Pop-Blues Amerika dari Duo Surabaya

0
45

.Kedua orang sahabat asal Surabaya yang mengagumi John Mayer, Dave Matthews, Hanson, Bryan Adams dan segera merilis album baru dibawah label besar. Sambut Di-Da yang terdiri dari dua orang sahabat Rendy (vokal, gitar) dan Iddo (bass, vokal) yang bulan Maret akan merilis album perdana mereka. Setelah sempat terpisah beberapa tahun karena sibuk dengan proyek masing-masing, mereka berdua memutuskan untuk membentuk Di-Da hanya berdua. “Sekitar 5 tahun kita nggak ketemu lagi. Kangen bikin proyek musik, akhirnya kita sepakat buat proyek ini dengan konsep duo namun musiknya lengkap seperti full band” kata Rendy.

Duography, judul album Di-Da yang memiliki 11 lagu Pop bernuansa Blues dan Country a la Amerika. Permainan gitar blues Rendy menjadi highlight di beberapa lagu yang Ghiboo sempat dengar melalui iPod milik Iddo. Ditambah lagi kemampuan Rendy memainkan alat musik unik seperti Dobro/ Resonator dan Mandolin juga mampu memperkaya sound di album ini. “Banyak referensinya sih. Tapi kami sisipi ornament blues didalamnya,” ujar Iddo. Anda juga tidak akan mendengar lagu cinta yang mendayu-dayu di album ini, “kami ga seperti mengemis-ngemis cinta”, aku Iddo kepada Ghiboo. Album Duography ini sedang dalam tahap mastering dan direncanakan rilis bulan depan. Single mereka yang berjudul Tak Kan Berakhir bisa anda dengarkan dalam bulan ini.

Single Tak Kan Berakhir dipilih untuk menjadi andalan di album Duography. Single yang menceritakan tentang seseorang yang tetap bertahan walaupun ditinggal pasangannya. “Lagu ini lebih mengangkat kepada sifat cowok yang santai dan cuek dalam menanggapi masalah cinta. Meski ditinggal cewek atau patah hati istilahnya, itu bukan akhir segalanya. Intinya sih jadi cowok nggak usah cengeng lah. Masih banyak hal menarik yang bisa dilakukan,” terang Iddo. Mungkin tema percintaan seperti ini sudah jamak digunakan, tapi lagu yang cukup up-beat ini tidak terdengar cengeng dan banyak sisipan gitar blues didalamnya. “Tanggal 18 kita akan mulai shooting video klipnya”, ungkap Iddo kepada Ghiboo.

Di-Da, nama yang mereka pilih untuk menjadi the next step of their life journey, bermakna sebuah senandung untuk menghadirkan kesenangan bagi penikmat musik. Dengan bergabungnya mereka dengan Universal Music Indonesia, mereka berharap karya mereka mampu dinikmati dan diapresiasi oleh orang banyak. Well, kalau sudah resmi dirilis nanti,  Ghiboo merekomendasikan album ini kepada anda yang menyukai musik American Pop Sound seperti John Mayer, Taylor Swift, Dave Matthews, Hanson maupun Bryan Adams.

(Ghiboo)

SHARE