'Goundry' Nyamuk Malaria Jenis Baru

0
30

.Para ilmuwan Prancis baru-baru ini menemukan nyamuk jenis baru di Afrika yang belum pernah terdata sebelumnya. Nyamuk subtipe Anopheles Gambiae ini dikhawatirkan membawa parasit malaria yang lebih berbahaya dari penyakit malaria yang pernah ada.

Ilmuwan dari Institut Pasteur, Paris, Perancis, yang dipimpin oleh Dr Michelle Riehle ini, menemukan nyamuk subtipe Anopheles Gambiae di sebuah pedesaan dekat Burkina Faso, Afrika barat. Setelah melalui tes lab, mereka mengidentifikasi nyamuk yang dijuluki ‘Goundry’ ini rentan terhadap infeksi parasit malaria, dan menyukai berada di luar ruangan (outdoor).

Para peneliti berspekulasi bahwa ‘Goundry’ merupakan jenis baru dari evolusi nyamuk. Karena itu para peneliti diminta segera melakukan tindakan antisipasi guna mengendalikan penyebaran nyamuk ini. Penyakit malaria yang disebarkan oleh nyamuk Anopheles betina saja, telah mengancam setengah populasi dunia. Korbannya mayoritas anak-anak di bawah lima tahun dari negara-negara miskin seperti, Sahara, Afrika.

Laporan terkini Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan penanggulangan terhadap penyakit ini telah mengalami kemajuan beberapa tahun terakhir, mampu menekan angka kematian menjadi 781 ribu pada 2009 dari hampir satu juta jiwa pada 2000. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), ada lebih dari 200 juta kasus malaria di seluruh dunia setiap tahunnya. Malaria disebabkan oleh parasit Plasmodium yang disebarkan melalui gigitan nyamuk Anopheles betina.

(berbagai sumber)

SHARE