Menikah Berikan Banyak Manfaat Kesehatan Bagi Pria

0
42

.Bukan rahasia lagi bahwa banyak pria yang takut untuk menikah karena hal itu akan membatasi kebebasan mereka. Namun ternyata, menikah banyak memberikan manfaat bagi kesehatan pria. Penelitian mengenai hubungan antara penikahan dan kesehatan pria, sebenarnya sudah dilakukan sejak awal tahun 1858, yang dilakukan oleh William Farr, ahli epidemiologi Inggris.

Pernikahan dan manfaatnya terhadap kesehatan laki-laki, sangat berhubungan erat dan tidak perlu diragukan lagi. Dengan menikah, akan membuat kadar hormon stress kortisol pria berkurang, sehingga mengurangi kemungkinan terkena penyakit kronis, serta membuat seseorang hidup sehat lebih lama. Hormon kortisol dapat mempercepat pembentukan plak arteri yang menyebabkan penyakit aterosklerosis dan jantung. Selain itu, stres juga terkait dengan berbagai masalah kesehatan yang dapat meningkatkan peradangan, serta memicu penyakit autoimun.

Sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 1996 dengan judul Marital Status and Mortality: The Role of Health, mengenai hubungan antara menikah dan kesehatan laki-laki. Di penelitian itu disebutkan bahwa laki-laki yang menikah antara usia 50-70 tahun, memiliki tingkat kematian lebih rendah dari orang yang tidak menikah. Hal ini karena laki-laki yang sudah menikah, cenderung lebih sedikit terlibat dalam perilaku berisiko, seperti mengonsumsi alkohol dan tidak merawat dirinya. Selain itu, jika ia sudah memiliki anak, akan lebih jauh berperilaku sehat.

“Meskipun perkawinan bisa membuat seseorang sangat stres, tetapi akan lebih mudah bagi orang tersebut untuk menangani stres dalam kehidupan mereka,” ujar Dario Maestripieri, professor dari Comparative Human Development di University of Chicago, seperti dikutip dari Askmen.

Berdasarkan penelitian diketahui, bahwa pernikahan berpotensi mempengaruhi banyak aspek dalam kehidupan seseorang, seperti kecenderungan mengambil resiko, fungsi psikomotor, dan koordinasi, serta kinerja kognitifnya. Temuan lain dari Dr Fhionna Moore, seorang psikolog dari Abertay University menemukan bahwa tingkat kortisol rendah akan membuat pria lebih menarik bagi wanita. Selain itu, pernikahan juga dapat meningkatkan perasaan harga diri, percaya diri, mengurangi kecemasan dan depresi.

SHARE