Yuk, Membuat Portofolio Yang Menarik

0
43

.Sebagai seorang fotografer merupakan sebuah kebanggaan bila orang banyak mengenal dan menghargai karya yang telah dibuat. Orang banyak akan mengetahui karya anda bila promosi yang dilakukan tepat sasaran. Salah satunya adalah dengan membuat sebuah portofolio karya yang menarik perhatian.

Ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah portofolio :
1. Pilih Tema
Anda mungkin sudah memilih tema untuk portofolio yang akan dibuat atau berencana untuk memotret tema itu di lain waktu. Portofolio seperti sebuah buku cerita harus memiliki jenis tema yang sama. Tema itu bisa berupa bentuk foto konsep atau memperlihatkan sisi teknis. Sebagai contoh, tema yang dipilih bisa tentang keluarga, cinta, kehidupan kota dan pedesaan, panggung seni, dan masih banyak lagi. Atau bisa membuat tema berdasarkan teknis fotografi, seperti black and white photography. Tema yang dibuat untuk portofolio hanya dibatasi oleh imajinasi anda sendiri. Jadi luangkan waktu anda dan mulailah membuat tema portofolio yang berarti bagi anda.

2. Memilih Foto
Memilih foto yang tepat untuk dimasukkan ke dalam portofolio akan memakan1D0-420 waktu. Hanya pilihan yang terbaik yang ditempatkan dalam portofolio. Jika anda tidak punya banyak foto yang bagus, luangkan waktu untuk memotret sampai mendapatkan hasil yang diinginkan. Portofolio yang anda buat haruslah menjadi sesuatu yang membanggakan anda, bukan sesuatu yang dibuat karena tergesa-gesa sehingga hasilnya menjadi tidak maksimal. Portofolio hendaknya disusun dengan teratur sehingga menarik untuk dilihat. Banyak fotografer yang mengisi halaman portofolio dengan foto-foto yang kemudian hanya dilihat sekilas oleh orang lain. Isilah portofolio dengan sekitar 20-50 foto karena dianggap lebih mudah untuk dilihat dan diperhatikan.Hal yang tak kalah penting lainnya adalah kualitas cetakan foto. Karena sebagus apa pun foto yang anda buat, hasilnya tidak akan maksimal bila mencetak dengan mutu yang menurunkan nilai foto. Percayakan pada pencetak foto profesional, kecuali memang bila anda yakin dengan kemampuan anda untuk mencetak sendiri.

3. Tunjukkan hasil karya anda
Setelah portofolio anda disusun dengan baik, waktunya untuk menunjukkan kepada orang lain. Bisa dengan meletakkan di tempat yang mudah dijangkau di rumah, tunjukkan kepada teman-teman dan saudara anda, atau bisa juga masukkan ke website serta menunjukkan portofolio anda ke galeri-galeri jika memang menjual hasil karya anda adalah tujuannya. Mulailah menjadi “salesman” bagi diri sendiri. “Menjual” diri dan karya anda kepada orang lain.

Ada sebuah perasaan yang sangat senang ketika menyelesaikan pembuatan sebuah
074-679 portofolio. Merupakan sebuah tantangan tersendiri untuk memutuskan foto yang akan dipilih untuk dimasukkan ke dalam portofolio karena hal tersebut akan mewakili diri dan menunjukkan siapa anda.  Banyak fotografer yang sudah menghasilkan karya tapi hanya dinikmati sendiri dan tidak mengenalkan karyanya kepada orang lain. Jadi daripada foto-foto yang anda buat hanya menumpuk di komputer atau berdebu tersimpan di gudang, pilih foto yang terbaik dan tunjukkan kepada dunia hasil karya anda. Serta siapkan mental anda untuk menerima segala macam kritikan dan masukan.

(berbagai sumber)

SHARE