Imunisasi Wajib Bagi Anak

0
46

.Berikut adalah beberapa macam vaksin yang wajib diperoleh untuk si kecil beserta waktu pemberiannya.

1. BCG (Bacille Calmette Guerin)

Vaksin ini untuk mencegah penyakit tuberkolosis. Berikan sekali saja imunisasi BCG pada anak. Semacam bisul kecil akan muncul di daerah yang disuntik. Bila hal ini tidak terjadi, maka harus suntik lagi si kecil. Vaksin ini mengandung bakteri Bacillus Calmette-Guerrin hidup yang dilemahkan. Berikan vaksin BCG ketika anak berumur dua bulan.

2. DPT atau DT (Difteri Pertusis Tetanus) – Polio

Difteri adalah infeksi bakteri yang menyerang tenggorokan dan menyebabkan komplikasi fatal. Sedang pertusis (batuk rejan) merupakan inteksi bakteri pada saluran udara yang ditandai batuk hebat menetap serta bunyi pernafasan yang melengking. Pertusis berlangsung beberapa minggu dan dapat menyebabkan serangan batuk sehingga anak sulit bernafas, makan, atau minum. Selain itu, pertusis juga dapat menimbulkan komplikasi serius, seperti pneumonia, kejang, dan kerusakan otak. Sementara itu, tetanus adalah infeksi bakteri yang bisa menyebabkan kekakuan pada rahang serta kejang. Vaksin diberikan untuk mencegah ketiga penyakit di atas, dengan menyuntikkannnya ke otot lengan atau paha. Biasanya setelah enam jam, akan muncul efek sementara. Anak akan mengalami panas atau tak mau makan dan murung. Jika anak mengalami reaksi alergi terhadap vaksin pertusis, maka sebaiknya diberikan DT, bukan DPT. Vaksin DPT diberikan berulang. Umur 3 bulan (vaksin I), 4 bulan (vaksin II), 5 bulan (vaksin III), usia 1 tahun 6 bulan (vaksin IV), 5 tahun (vaksin V), dan terakhir pada umur 10 tahun (vaksin VI).

3. Polio

Imunisasi tersebut memberikan kekebalan aktif terhadap penyakit poliomielitis. Polio menyebabkan nyeri otot dan kelumpuhan pada salah satu maupun kedua lengan atau tungkai serta mengakibatkan kelumpuhan pada otot-otot pernafasan dan otot untuk menelan, yang dapat mengantarkan pada kematian. Imunisasi dasar polio diberikan pada anak umuur 0-4 bulan sebanyak 4 kali, (vaksin I,II, III, dan IV) dengan interval tidak kurang dari empat minggu. Imunisasi polio ulangan diberikan setahun setelah imunisasi polio IV, kemudian pada saat masuk SD (5-6 tahun) dan pada saat meninggalkan SD (12 tahun).

4. Campak – measles

Vaksin anti campak ini pertama kali diberikan – disuntikkan langsung di bawah kulit (subkutan) setelah anak berusia sembilan bulan atau lebih. Vaksin kedua diberikan pada usia 5-7 tahun. Vaksin campak I bertugas menimbulkan respon kekebalan primer. Sedang untuk meningkatkan kekuatan antibodi hingga tingkat tertinggi, digunakan vaksin campak II. Vaksin camapak II sering juga disebut vaksin measles.

Sudahkah buah hati Anda menerima semua imunisasi tersebut?

(Berbagai sumber)

SHARE