PJ Harvey, Musisi Yang Dikirim Ke Medan Perang

0
33

.PJ Harvey merilis album barunya hari ini dan dia akan memasuki zona perang sungguhan. Penyanyi legendaris asal Inggris PJ Harvey akan menerima tawaran yang sangat menarik. Dirinya ditawari oleh Imperial War Museum untuk menjadi koresponden perang. Penyanyi ini akan ditempatkan ke daerah konflik dimana ada tentara Inggris yang perang di daerah tersebut.

Hal ini akan menjadi pengalaman pertama bagi PJ Harvey untuk berada di daerah konflik dan menjadi musisi pertama yang dikirim oleh Imperial War Museum untuk memasuki medan perang. “We are certainly interested in working with PJ Harvey. It is something we can take forward as we have never commissioned anybody in that capacity. We have never sent a musician out to a conflict zone,” ungkap Roger Tolson selaku  Head of Collections Imperial War Museum kepada Guardian.

Kesempatan langka, berharga dan berbahaya ini diketahui oleh media saat Harvey melakukan wawancara dengan Radio 4. Dalam wawancara tersebut Harvey mengungkapkan bahwa dia telah melakukan beberapa penelitian mendalam tentang perang kira-kira dua setengah tahun sebelum Harvey mulai menulis lirik untuk lagu-lagu di album terbarunya Let England Shake. Album studio kedelapannya hari ini resmi rilis di Inggris.

I started wondering where the officially appointed war songwriter was. You have got your war artists, like Steve McQueen, and your war photographers. I fantasised that I had been appointed this official songwriter and so I almost took on that challenge for myself,” ungkap penyanyi yang juga akan mendapatkan Special Award pada ajang Shockwaves NME Awards.

(berbagai sumber)

SHARE