The Curious Case Of Britney Spears

0
78

.Jika Anda adalah salah seorang penjudi sejati, mungkin di tahun 2007 kemarin Anda sempat bertaruh untuk kehancuran karier dan kehidupan Britney. Krisis epik selama satu tahun yang menimpa gadis dari Louisiana tersebut seolah tak ada habisnya, diwarnai dengan check-in ke pusat rehabilitasi narkoba; atraksi cukur rambut sampai gundul; mengancam paparazzi dengan berbekal payung; kehilangan hak asuh anak akibat laporan sang mantan suami -Kevin Federline- yang berkata bahwa Britney mengalami ketidakstabilan mental; serta tragedi penampilan yang memalukan dalam acara MTV Video Music Awards.

Dalam sejarah dan kisah dunia pop, bulan Januari tahun 2008 akan dikenal sebagai bulan kehancuran bagi Britney, mantan idola remaja yang pada dekade sebelumnya pernah memimpin dalam garda depan industri pop dunia melalui debut raksasanya Baby One More Time. Atraksi terjun bebas ini meyakinkan semua orang bahwa karier Britney telah tamat dan sudah saatnya menuliskan namanya dalam batu nisan industri dan budaya pop dunia. Namun siapa sangka, Britney datang dengan dengan Blackout sebagai album studio kelima, menuai keberhasilan, pujian, dan sukses dari segi penjualan. Bahkan pertunjukan konser kelilingnya yang bertitle Circus mampu menghasilkan pemasukan hingga 131 Juta USD dan menjadikan konser tersebut sebagai konser terlaris di tahun 2009.

Jelas sekali bahwa kisah tentang Britney tidak akan berakhir dalam waktu dekat ini, apalagi dia baru saja merilis single techno terbarunya Hold It Against Me yang langsung melesat ke puncak tangga lagu Billboard. Dan album terbarunya yang akan rilis tanggal 29 Maret nanti, Femme Fatale, telah memecahkan rekor sebagai salah satu topik yang paling lama bertahan dalam sepanjang sejarah trending topics Twitter.

Britney Spears adalah sebuah kekuatan yang tak terbendung, rumit dan bikin penasaran. Sepanjang karirnya selama hampir 15 tahun, telah banyak bakat unggul dan penyanyi baru bermunculan (Christina Aguilera, Pink dan Beyonce yang dapat dengan mudah mengalahkan suara tipis Britney); trend-setter penuh selera (the it girl Rihanna); dan tak ketinggalan para artis yang lebih dinamis dan penuh talenta (Lady Gaga yang edgy dan Katy Perry yang trendy, mereka sering menulis lagu mereka sendiri, sebuah keterampilan yang belum sepenuhnya dikuasai Britney).

Namun meskipun hanya didukung dengan bakat yang seadanya dan ditambah dengan skandal yang menghebohkan, serta selera musik yang berubah-ubah, Britney masih punya taring untuk bersaing, bahkan masih lebih perkasa karena telah menjual lebih dari 100 juta album di seluruh dunia, dan menjadikannya sebagai salah satu seniman musik dengan penjualan album terbaik dalam sejarah musik kontemporer. Jadi, apa sebenarnya rahasia Britney??

Britney memiliki sebuah tim yang tak hanya solid, namun juga berfungsi dengan luar biasa. Dalam dunia musik populer saat ini, sepertinya tak ada unit manajemen yang lebih hebat dibanding unit yang dimiliki Britney. Sebuah tim yang terdiri dari publisis, pengacara, dan produser handal dibawah komando Larry Rudolph, sosok manajer yang telah membimbing kapal Britney melalui serangkaian kemalangan pribadi, skandal, perubahan selera masyarakat, dan persaingan dengan pendatang baru yang semakin mengerikan. Keberhasilan single Hold It Against Me yang ketika dirilis langsung merajai tangga lagu dunia, termasuk Amerika dan Kanada, adalah bukti nyata betapa dahsyatnya tim yang dimiliki Britney. Ditambah dengan kemampuan yang menakjubkan untuk memanfaatkan situs jejaring sosial seperti Twitter dan Facebook dalam kampanye dan pemasaran album barunya, Britney benar-benar sudah siap untuk kembali dan mendominasi. Are you ready against Britney??

(Berbagai sumber)

SHARE