Cinta Membuat Anda Sehat

0
47

.Februari memang identik dengan bulan penuh cinta. Banyak orang beramai-ramai menyiapkan kado spesial untuk orang terkasih, mulai dari sesuatu yang manis hingga benda yang mereka sukai. Bagaimana dengan Anda?

Pasti semua orang sangat bahagia ketika bisa mencintai dan dicintai seseorang. Bonusnya, merasakan cinta tidak hanya membuat kita selalu bahagia, tapi juga membantu tubuh melawan penyakit, meningkatkan imunitas, dan menurunkan stres.

Para ilmuwan sudah lama tertarik untuk membuktikan bahwa cinta bisa memberikan manfaat bagi kesehatan. Meski mereka belum yakin apakah cinta bisa mengalahkan kekuatan rasa sayang keluarga atau hangatnya persahabatan, ketika dikaitkan dengan kesehatan.

Tapi, para ahli menemukan bahwa seks, kontak fisik, dan rasa sayang terhadap pasangan mampu membuat kita lebih kuat, mempercepat proses penyembuhan penyakit, dan hidup lebih lama.

Studi yang dilakukan University of Pittsburgh menemukan, wanita yang menjalani kehidupan pernikahan yang baik, ternyata memiliki risiko penyakit kardiovaskular lebih kecil, ketimbang wanita yang menjalani hubungan dengan tingkat stres tinggi.

Penelitian National Longitudinal Mortality yang sudah memantau lebih dari 1000 relawan sejak tahun 1979, melaporkan orang yang sudah menikah akan hidup lebih lama, memiliki risiko terkena serangan jantung dan kanker lebih sedikit.

Bahkan studi terbaru yang dilakukan University of Iowa menemukan, pasien penderita kanker ovarium yang memililki hubungan dan mendapat hangatnya cinta dari pasangan, memiliki aktivitas sel “pembunuh kanker alami” yang lebih kuat, ketimbang pasien yang tidak memiliki interaksi sosial yang baik.

Bahkan para dokter di University of North Carolina mendapatkan fakta yang menarik, memberikan pelukan bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan dan meningkatkan tingkat oksitosin. Ini adalah hormon pembuat rileks yang berperan besar saat melahirkan, menyusui dan orgasme.

Awalnya para peneliti meminta beberapa pasangan untuk duduk berdekatan satu dengan yang lain dan saling berbicara selama 10 menit. Kemudian, mereka diminta untuk memberikan pelukan yang lama. Hasilnya akhirnya, para relawan ditemukan lebih positif, dan mengalami perubahan pada tekanan darah dan tingkat oksitosin (meski hanya sedikit).

Namun, sayangnya manfaat ini hanya akan dirasakan oleh wanita. Mungkin kaum pria tidak bisa merasakan manfaat dari sebuah pelukan, tapi melakukan hubungan intim dua kali atau lebih dalam seminggu mampu memangkas risiko mereka untuk terkena serangan jantung yang fatal, demikian hasil penelitian dari University of Bristol di Inggris.

Dan National Cancer Institute menemukan pria yang aktif melakukan hubungan seksual bisa melindung dirinya dari serangan kanker prostat.

Jadi, jangan terpaku dengan Valentine untuk memberikan kasih sayang kepada orang terkasih. Cinta yang tulus setiap hari merupakan kado termanis dan bermanfaat untuk orang tersayang.

(berbagai sumber)

SHARE